Journal Reportase
Breaking News

Baru 2,5 Bulan Kapolres Lumajang, Tim Cobra Hadiahi 15 Timah Panas Kepada Pelaku Kriminal

JOURNALREPORTASE’ LUMAJANG,-Geram melihat aksi para penjahat yang belakangan ini sudah sangat meresahkan warfa Lumajang. Karena itulah Ia dengan tegas mengatakan akan menghabisi mereka, jika perlu timah panah akan dihadiahkan kepada mereka yang coba coba berusaha melawan ataupun melarikan diri jika hendak dirangkap.

Pernyataan Kapolres Lumajang AKBP M..Arsal Sahban memang sangat wajar. Semenjak dirinya diberikan amanah dan kepercayaan oleh Polri, Ia langsung memetakan titik rawan dan siapa siapa saja pelaku kejahatan beraksi. Pembentukan Tim disemua lini pun dilakukan hingga Satgas Keamanan desa. Tujuan pembentukan itu, kata Kapolres demi warga Lumajang agar aman dan nyaman dalam melakukan aktivitasnta sehari hari.”Saya datang diberikan amanah tugas untuk masyarakat Lumajang supaya menjadi aman da nyaman setiap berkativitas. Preman wajib dihabisi,”ujar Kapolres beberapa waktu lalu dengan Journal Reportase.

Ini dibuktikan dengan dibentuknya Tim Cobra. Dimana disetiap pemburuannya terhadap pelaku kejahatan, tidak segan-segan menembak pelaku jika memang dibutuhkan serta membahayakan petugas.

Tercatat, dalam 2,5 bulan masa kepemimpinan nya, petugas dari Polres Lumajang telah menghadiahkan 15 timah panas kepada para pelaku criminal street crime yang selama ini meresahkan masyarakat Lumajang.

Mereka yang dihadiahi timah panas oleh tim Cobra, yakni 5 orang kasus begal, 3 orang kasus pencurian hewan, 4 orang kasus curanmor, 2 orang kasus pemerkosaan anak dibawah umur, 1 kasus pembunuhan disertai pencurian.

Diantaranya yang dilumpuhkan dengan timah panas oleh tim Cobra adalah tersangla Rohmat si raja tega spesialis Begal dan perampokan yang terkenal sadis merupakan jaringan Lumajang dengan 14 TKP kriminal yang sudah di identifikasi, serta 2 pelaku curanmor (pencurian motor) jaringan Jember atas nama Minil serta Sultanto yang juga merupakan residivis yang baru keluar 4 bulan dari penjara.

Namun demikian, Kapolres mengungkapkan, bahwa kasus kejahatan begal masih menjadi yang tertinggi karena itu petugas melumpuhkannya dengan timah panas dengan persentase sebanyak 34% disusul peringkat dua adalah pencurian hewan dengan persentase 20% sisanya kejahatan lainnya.

Arsal Sahban menuturkan bahwa dirinya memerintahkan dengan tegas kepada anggotanya untuk tidak segan menembakan senjata kearah pelaku jika memang diperlukan. “Saya perintahkan kepada tim cobra untuk tidak segan menembak para pelaku kriminal. Jika memang sudah sangat membahayakan petugas maupun masyarakat. Silahkan diantar ke ruang jenazah” Ujar Arsal dengan tegas.

Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini mengatakan ingin membentuk wajah garang kepolisian terhadap pelaku kriminal, namun humanis terhadap masyarakat yang taat aturan.

“Kampanye penembakan tegas terhadap pelaku kejahatan bukanlah usaha kami untuk masuk ke ranah pelanggaran HAM. Ini adalah wujud nyata kami, Polri sebagai garda terdepan pemberantas kejahatan. Juga merupakan shock therapy kepada pelaku lain agar segera kembali ke jalan yang benar”

“Kami tak akan pernah kehabisan peluru untuk membersihkan pelaku kejahatan kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kami tidak akan pernah menyerah untuk perang terhadap para pelaku kriminal” Tutup Arsal.

Katim Cobra Polres Lumajang yang juga Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra menyatakan akan terus memburu para pelaku kejahatan dimanapun berada “Instruksi dan semangat Kapolres akan kami jabarkan dilapangan. akan kami buru terus pelaku kejahatan di lumajang. tidak ada tempat bagi pelaku kriminal di lumajang” kata Hasran Cobra

Related posts

Wakapolda Metro Jaya : Semoga TNI Semakin Solid dan Kuat Menjaga Kedaulatan NKRI

JournalReportase

Jambret Ponsel Tersungkur Saat Diamankan Polisi

JournalReportase

Unras Mahasiswa, Polisi Amankan 17 Orang Pelaku Pembakaran Pos Polisi

JournalReportase

Leave a Comment