JOURNALREPORTASE,-TANGERANG,- Menekan bertambahnya angka kehamilan Kodim 0506/Tgr jajaran Korem 052/Wkr menggelar KB Kes tahun 2019 dan Baksos bekerja sama dengan BKKBN.
Sebanyak 1000 orang datang di dikegiatan yang diadakan, di Lapangan Bola PTPN VIII Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong Kota Tangsel, Selasa (30/04/2019).
Program KB Kes Kodim 0506/Tgr mengambil tema “melalui kegiatan KB kesehatan kita wujudkan sinegritas antara TNI, pemerintah dan BKKBN dalam usaha meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas,sehat dan sejahtera.
Kegiatan di hadiri Kasrem 052/Wkr Letkol Kav Soleh, Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Faisol Izusdin Karimi, H Muhamad Sekda Tangsel, Kapten Arh Sutowo Pasi Log Arhanud, Drs Aan Jumhana Mulyana Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Kapten Inf Arja Suharja Pasi Ter Kodim 0506/Tgr, H Abdul Rojak Kamenag Tangsel dan warga masyarakat Tangsel.
Pada kesempatan itu Aan Jumhana Mulyana yang mewakili BKKBN Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada jajaran korem yang sudah ikut ambil bagian dari tugas pokok dari BKKBN yaitu, untuk menekan bertambahnya angka kehamilan, secara kelembagaan kami masih vertikal.
Ia mengatakan, provinsi Banten yang menginjak usia 19 tahun dan belum mampu untuk menekan angka kelahiran dan banten menduduki angka terbanyak penduduknya dan angka kemiskinan mencapai 661.000 jiwa dan merupakan angka kemiskinan paling rendah.”Posisi tangsel merupakan wilayah strategis sebagai penyanggah utama negara Repubrik Indonesia, walaupun tangsel paling muda tapi sudah mampu untuk mengurus otonomi daerah sendiri,”ujarnya.
Untuk itu, ia berharapa Tangsel harus memiliki aturan sendiri dalam menjawab tantangan daerah ini.”Kita ingin dan berharap bahwa keluarga sebagai benteng utama dalam menerima pengaruh dari luar dan tumbuh menjadi manusia yang berkembang, dinamis dan berkarya. “Tangsel sangat akademis dalam menanggulangi KB, yang sekarang sedang digalakan dengan tujuan agar masyarakat tangsel hidup sejahtera sesuai dengan motonya yaitu kota tangsel cerdas, modern dan religius,”ucap Aan Jumhana Mulyana.
Sementara, Dandimn0506/Tgr, Letkol Inf Faisol Izzudin Karimi, menyampaikan bahwa program KB Kes TNI untuk pengendalian penduduk di Indonesia dan sudah dilakukan sejak zaman orde baru melalui program KB.
“Tanpa bermaksud mencari kesalahan,
namun patut di akui bahwa sejak awal Era Reformasi diIndonesia, program KB kurang menggema sehingga membuat masyarakat lupa arti pentingnya program KB bagi kesejahteraan keluarga,”katanya.
Oleh karena itu, katanya lagi, disinilah pentingnya percepatan Revitalisasi Program KB Nasional, dengan Tema “Melalui kegiatan KB Kesehatan, kita wujudkan Sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah, dan BKKBN dalam usaha meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera”
Bahkan, lanjut Faisol sangat strategis dalam menunjang program percepatan pembangunan Nasional dan secara timbal balik pembangunan di bidang Pertahanan Negara Sesuai dengan Undang Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, partisipasi TNI dalam Revitalisasi program KB-Kkesehatan merupakan wujud DIAMOND.
Dandim menambahkan, ledakan penduduk vang tidak berimbang dengan kemampuan daya dukung, mengandung konsekuensi yang luar biasa terutama dalam pemenuhan kebutuhan
pangan, papan, sandang, kesehatan dan pendidikan. Tentunya akan menjadi sebaliknya manakala masalah kependudukan dapat terkendali dengan baik.
“Hari ini, kami sengaja mengundang para hadirin sekalian untuk berperan serta dalam mensukseskan kegiatan Pencanangan KB Kesehatan yang di dukung kegiatan Bakti Sosial berupa Pelayanan KB, Pengobatan Umum, Donor Darah, Pemberian Kacamata Baca, Pemberian Paket Sembako, Pemberian Paket Santunan untuk Anak Sekolah dan Bazar Murah,”tuturnya.
Ditegaskanya, tidak ada lagi istilah banyak anak banyak rejeki yang ada adalah istilah, dua anak cukup.”Dengan cukup dua anak orang tua mudah-mudahan dapat membiayainya sampai pada tingkat sekolah yang lebih tinggi dan ini akan menjadi kebanggaan orang tua,”tutup Dandim. (kodim 0506/tgr)
