JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Polisi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar Operasi Lilin 2020 selama 14 Hari.
Operasi ini sudah dilaksanakan terhitung mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, dengan mengerahkan sebanyak 8.179 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta.
“Kekuatan Operasi Lilin sebanyak 8.179 personil gabungan, dari TNI 600 personel, Polri 7.054 personel dan Pemda DKI Jakarta 525 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Monas, pekan kemarin.
Yusri menjelaskan personel tersebut akan disebar dalam 90 pos pengamanan, yang terdiri dari 61 pos pengamanan dari Pemprov DKI Jakarta dan 29 pos pengamanan kepolisian. Petugas juga menyiapkan 30 pos pelayanan dengan tujuh pos berada di Jakarta dan 23 pos berada di luar Jakarta, yakni di Depok, Tangerang dan Bekasi.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo Di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/12/2020) mengatakan Operasi Lilin Jaya 2020 sangat berbeda dengan tahun tahunsebelumnya. Pasalnya, jelas Sambodo, pelaksanaan Operasi Lilin yang dimulai sejak 21 Desember hingga 4 Januari 2021 tidak hanya melakukan pengamanan, kali ini juga melaksanakan kegiatan kemanusiaan.
“Pelaksanan operasi lilin (2020),dan dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga kami tidak hanya melakukan pengamanan arus liburan, tempat ibadah. tapi juga melaksanakan kegiatan kemanusian berupa pemeriksaan swab antigen gratis,” katanya.
Pihaknya, lanjut dia menggelar kegiatan pemeriksaan Swab antigen gratis untuk masyarakat di dua titik lokasi, yaitu di stasiun Pasar Senen dan rest area KM 19.
“Berapa totalnya kami masih mendata, untuk di rest area KM 19, kita periksa tanggal 23, 24, 26, dan dari 541 yang kita periksa, ada 7 reaktif. Untuk yang di (Stasiun) Senen bisa (menanyakan) ke Polres Jakpus,”Sambodo mengungkapkan.
Sementara untuk diketahui memasuki hari ketujuh kemarin, pelaksanaan operasi lilin di wilayah Polda Metro Jaya, Sambodo, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dibanding operasi lilin tahun 2019.
“Jumlah laka lantas tahun 2019 sebanyak 68 kasus, tahun (2020) ini 58 , artinya turun sekitar 10 kejadian atau turun 15%. Beberapa faktor penyebabnya, karena memang imbauan yang selalu kita sampaikan kepada media, angka menunjukkan kegiatan preemtif dan preventif kita meningkat,” tandasnya.
