Journal Reportase
Breaking News

Tinjau Pos Pembatasan Bersama Gubernur DKI dan Pangdam, Kapolda Imbau Masyarakat Kurangi Mobilitas dan Meniadakan Kerumunan

JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran meninjau tiga titik lokasi yang merupakan Pos pembatasan PPKM Darurat wilayah DKI Jakarta, Minggu (4/6/2021).

Peninjau tersebut guna memastikan keputusan pemerintah yang secara resmi telah diumumkan oleh Presiden RI tentang diberlakukannya PPKM Darurat untuk Wilayah Jawa dan Bali sejak tanggal 3 Juli 2021 sd tanggal 20 Juli 2021, berjalab sesuai tujuan.

Adapun beberapa tempat yang ditinjau oleh Gubernur, Pangdam dan Kapolda pada Minggu 4 Juli 2021 siang yang pertama yakni Pos Pembatasan mobilisasi wilayah Kalideres..Gubernur Anies, Pangdam Jaya dan Kapolda mendapat penjelasan dari Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo, terkait mekanisme penyekatan arus mobilisasi serta penempatan personil di beberapa titik lokasi penerapan PPKM Darurat wilayah Kalideres.

Kemudian dilanjutkan meninjaui Pos Pembatasan mobilisasi PPKM Darurat di Lenteng Agung Jakarta Selatan. Pangdam, Gubernur dan Kapolda Metro Jaya, selain mendapat penjelasan dari Dirlantas Polda Metro Jaya sambil menyaksikan langsung arus pergerakan warga dan pengendalian yang dilakukan oleh petugas lapangan dan peninjauan terakhir di depan Panasonic Jl. Raya Bogor Jakarta Timur, yang merupakan pintu masuk menuju DKI Jakarta yang berasal dari wilayah Bogor dan sekitarnya maupun dari Depok dan sekitarnya, terhadap warga yang melintas menuju arah Jakarta, bila kepentingannya tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, maka dengan sendirinya warga diperintahkan langsung putar arah untuk kembali pulang.

Usai melaksanakan peninjau di tiga titik lokasi, Gubernur Anies Baswedan menegaskan bahwa kegiatan pembatasan ini bukan semata mata mengalihkan arus lalu lintas, tetapi yang paling penting adalah upaya menyelamatkan masyarakat dari bahaya Covid-19 yang sangat terasa ganas.” Yang boleh masuk ke Jakarta hanya mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal,” ucap Anies.

Namun, jika tidak bekerja di sektor itu, Anies meminta kepada masyarakat agar tetap tinggal dirumah, “Ini adalah upaya untuk menyelematkan semua, agar terhindar dari bahaya terpapar oleh Covid-19,” tukasnya.

Dikesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. ” Kita minta masyaraka untuk sementara waktu di rumah saja. Kurangi mobilitas dan meniadakan kerumunan dimulai dari diri sendiri, keluarga atau kelompok, ” ujar Kapolda.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji juga menuturkan bahwa Covid-19 adalah bahaya, selanjutnya dirinya menghimbau untuk tetap tinggal di rumah, agar terhindar dari bahaya Covid tersebut.

“Hal ini kita lakukan bersama sama, artinya mulai tingkat RT/RW, agar mengingatkan warganya, kalau tidak penting jangan melakukan perjalanan, tetap tinggalah dirumah demi keselamatan kita bersama,” tandas Pangdam Jaya.

Related posts

Polisi Tambora Ringkus Enam Pelaku Penganiaya di Mall Seasons City

JournalReportase

BPJS Kesehatan Jakarta Timur Lanjutkan Koordinasi Sukseskan Layanan Peserta JKN-KIS

JournalReportase

Terbukti Melanggar, Bangunan Alfa Mart di Kebagusan Siap Dibongkar

JournalReportase

Leave a Comment