JOURNALREPORTASE- LUMAJANG- Rawannya kejahatan, terutama begal yang terjadi di sepanjang Jalan Raya Ranuyoso-Klakah, menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian Lumajang, berbagai upaya telah dilakukan selain melakukan patroli rutin, pembentukan satgas keamanan desa (SKD), kini kembali Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban bergerak cepat mengaktifkan pos penjagaan.
Arsal sudah sangat geram dan tak sudi sedikitpun wilayah hukumnya dikacaukan oleh para penjahat jalanan. Arsal sangat menginginkan warga merasa nyaman dan Lumajang terjaga aman dan kondusif.
Tercatat, setidaknya sudah 3 kali aksi pembegalan di sepanjang Jalan Raya Ranuyoso terjadi dalam kurun waktu 4 bulan terakhir. Bahkan pada tahun 2018, kasus pembegalan merenggut korban jiwa. Umumnya korban telah dibuntuti oleh pelaku sejak di wilayah Kabupaten Probolinggo. Para pelaku baru melakukan aksinya di wilayah hukum Kabupaten Lumajang karena dianggap situasi jalannya yang sepi, gelap dan kurangnya penjagaan polisi, ditambah lagi letak Polsek terdekat cukup jauh dari perbatasan antar Kabupaten.
Untuk mengatasinya, Arsal memantau langsung pos polisi yang berada di depan pasar buah Wates Wetan dan langsung mengaktifkan kembali pos tersebut dengan menempatkan anggota bersenjata laras panjang di pos polisi Wates Wetan Ranuyoso.
Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang mengatakan pos tersebut kembali diaktifkan untuk mengantisipasi terjadi kasus begal berulang di jalan raya sepanjang kecamatan Ranuyoso.
“Empat personil saya tempatkan di pos ini, yakni dua orang dari personil lalu lintas serta 2 personil Tim Cobra bersenjata laras panjang. Kebijakan ini saya ambil karena wilayah utara selain dikenal jalur rawan macet, juga sering terjadi kasus begal jalanan. Personil di pos tersebut bertugas 24 jam sehari dengan 2 shift. Mereka akan berpatroli sepanjang perbatasan sampai dengan klakah,”terangnya.
“Tim Cobra saya rutinkan berlatih menembak dari atas motor, jadi jika para pelaku sudah membahayakan nyawa masyarakat, maka tak canggung lagi untuk menembak para pelaku kriminal tersebut,” lanjut Arsal menegaskan.
Selain itu, Arsal juga menempatkan Polisi Lalu Lintas untuk mengurai kemacetan. Pasalnya, kata Arsal, Volume kendaraan tak sebanding dengan lebar jalan, menyebabkan jalur utara merupakan langganan kemacetan.”Penempatan personil dari Sat Lantas Polres Lumajang ini, diharapkan bisa membantu mengurai kemacetan yang sering kali terjadi,”terangnya.
