Journal Reportase
Breaking News

Gagalkan Penyelundupan Narkotika Perbatasan RI-Malaysia,  TNI AD Serahkan Sabu 16,4 Kilogram  ke BNNP Kalbar

PONTIANAK – JOURNALREPORTASE- Komitmen pemberantasan narkotika di wilayah perbatasan terus diperkuat. TNI Angkatan Darat melalui Korem 121/Alambhana Wanawwai (Abw) resmi menyerahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 16,4 kilogram kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat di Aula Mapomdam XII/Tpr, Pontianak, Senin (28/9/2026).

​Barang haram tersebut merupakan hasil penggagalan dua upaya penyelundupan dari Malaysia melalui jalur darat perbatasan Kalimantan Barat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, mewakili Pangdam XII/Tpr, kepada Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto.

​Brigjen TNI Purnomosidi menjelaskan bahwa belasan kilogram sabu tersebut disita dari dua lokasi dan waktu penindakan yang berbeda oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas).

​Penindakan pertama berlangsung pada Senin (21/9/2026) di Desa Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Satgas Pamtas Sektor Barat berhasil mengamankan 1,93 kilogram sabu yang diselundupkan melalui jalur tikus. Namun, terduga pelaku berhasil melarikan diri saat penyergapan.

​Sementara itu, penindakan kedua yang menghasilkan tangkapan lebih besar terjadi pada Sabtu (26/9/2026) di Desa Entumun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Kolaborasi Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani dan Satgas Intelijen berhasil mencegat pengiriman 13 paket sabu dengan berat total mencapai 14,472 kilogram.

​“Pada kesempatan ini, saya mewakili Pangdam XII/Tpr menyampaikan informasi terkait keberhasilan Satgas Pamtas RI-Malaysia di wilayah Kalbar dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di dua kejadian berbeda,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi.

​Ia menambahkan, Pangdam XII/Tpr memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit di lapangan yang tak kenal lelah menjaga benteng perbatasan dari ancaman kejahatan lintas negara. Seluruh barang bukti kini diserahterimakan sepenuhnya ke BNNP Kalbar untuk penanganan hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

​Langkah ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergi antara TNI AD dan BNNP Kalbar dalam menutup rapat celah pemanfaatan jalur perbatasan sebagai pintu masuk peredaran gelap narkotika ke Indonesia.

Related posts

Ketua MPR Bamsoet Minta Para Pihak Menahan Diri Percayakan Kepada Team Khusus yang Dibentuk Kapolri

redaksi JournalReportase

Koramil 06/Cakung Bersama Muspika Gelar Ops Yustisi

redaksi JournalReportase

TNI AL Turunkan 14 KRI Laksanakan SAR Sriwijaya Air SJ182

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»