Journal Reportase
Daerah

Konflik Tempat Ibadah di Rajeg Berakhir Damai, Pemkab Tangerang Sediakan Lokasi Sementara untuk Jemaat GKPI 

TANGERANG – JOURNALREPORTASE- Polda Banten melalui Polresta Tangerang memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berada dalam kondisi aman dan kondusif. Kepastian ini diraih setelah perselisihan terkait kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) resmi diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kesepakatan damai.

​Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polresta Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, serta unsur Pemerintah Kecamatan Rajeg telah berkoordinasi secara intensif dalam merespons situasi yang berkembang.

​”Dari Polda Banten, khususnya Polresta Tangerang, kami memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg, sampai dengan saat ini aman dan kondusif,” ujar Maruli, Senin (21/9/2026).

​Maruli menjelaskan, dalam proses penyelesaian ini, pemerintah daerah berkomitmen membantu menyediakan tempat sementara untuk kegiatan ibadah jemaat GKPI, sembari menunggu proses administrasi perizinan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​”Para pihak sudah bersepakat untuk berdamai. Kami berharap seluruh pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah diambil dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

​Ia juga mengimbau warga Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Rajeg, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu spekulatif. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks maupun ajakan atau hasutan yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Mediasi Kekeluargaan di Aula Kecamatan

​Perselisihan terkait kegiatan ibadah jemaat GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, sebelumnya bermula dari dinamika lokal di lokasi ibadah. Persoalan tersebut kemudian berhasil dimediasi melalui musyawarah tertutup di Aula Kantor Kecamatan Rajeg pada Minggu (20/9/2026) malam.

​Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Andi M. Indra Waspada, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Staf Khusus Kementerian Agama Bidang Kerukunan Gugun Gumilar, pengurus FKUB Kabupaten Tangerang, unsur Muspika Rajeg, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

​Melalui dialog mendalam, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menandatangani surat pernyataan kesepakatan damai tanpa memperpanjang permasalahan.

​Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada mengapresiasi kedewasaan para pihak yang memilih jalur dialog terbuka demi menyudahi potensi konflik.

​”Yang paling utama adalah menjaga kerukunan dan keamanan masyarakat. Penyelesaian melalui dialog menjadi langkah penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” kata Andi.

​Ia menegaskan, jajaran Polresta Tangerang akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dengan merangkul pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan FKUB untuk menjaga stabilitas wilayah.

​”Keberagaman masyarakat merupakan bagian yang harus dijaga bersama melalui komunikasi dan sikap saling menghormati. Polri akan terus hadir memberikan perlindungan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan persatuan, kerukunan, dan kedamaian,” pungkasnya.

​Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan damai tersebut, kedua belah pihak berkomitmen penuh menjaga kondusivitas lingkungan. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait akan terus memantau serta berkoordinasi guna memastikan kerukunan antarumat beragama di Kecamatan Rajeg tetap terpelihara dengan baik.

Related posts

HKGB ke-74, Polres Kediri Kota Hadirkan Wayang Karton Edukatif untuk Anak-anak

redaksi JournalReportase

Puncak HUT ke-80 Jalasenastri di Batam, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial

redaksi JournalReportase

Apresiasi Atlet Berprestasi Kejurnas, Dankodaeral IV Berikan Penghargaan Atlet Layar Kepri

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»