JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang memfasilitasi sekretariat Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Wilayah Jadetabek. Rencana itu dibahas dalam audiensi pengurus IMAPA dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, antara lain membahas kebutuhan IMAPA terhadap tempat yang dapat digunakan sebagai sekretariat organisasi.
Pengurus IMAPA Wilayah Jadetabek menyampaikan bahwa sekretariat mereka selama ini masih berpindah-pindah. Organisasi tersebut juga tengah mengurus administrasi badan hukum atau AHU. Jumlah anggota IMAPA Wilayah Jadetabek disebut mencapai sekitar 500 hingga 600 orang.
Pengurus IMAPA berharap Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan fasilitasi tempat untuk sekretariat. Menurut mereka, sekretariat wilayah IMAPA di sejumlah daerah umumnya mendapatkan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah setempat.
Menanggapi itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni dan Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Kesbangpol DKI Jakarta, Mazhar Setiabudi, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.
“Untuk rencana kantor sekretariat IMAPA Wilayah Jadetabek, kami akan berkoordinasi dahulu dengan Badan Pengelola Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta,” kata Mazhar dalam audiensi tersebut.
Mazhar menjelaskan, lokasi yang nantinya memungkinkan untuk digunakan memiliki mekanisme pemanfaatan aset yang harus mengikuti ketentuan pemerintah daerah. Skemanya dapat berupa pinjam pakai atau sewa.
“Lokasi tersebut statusnya pinjam pakai atau sewa. Tetap ada biaya yang dikeluarkan sesuai dengan Pergub karena ada perawatan. Nanti kita usahakan dan kita laporkan kepada Gubernur,” ujarnya.
Dalam momen tersebut, Mazhar juga mengajak pengurus dan anggota IMAPA ikut menjaga keamanan serta kondusivitas Jakarta. “Kami minta bersama-sama saling jaga Jakarta. Mari kita ciptakan lingkungan di wilayah Jakarta ini agar aman dan kondusif,” bebernya.
