JAKARTA- JOURNALREPORTASE – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengecekan rutin terhadap kendaraan dinas dan alat material khusus (almatsus), Selasa (11/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subdirektorat Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi,.
Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh aset dan perlengkapan dinas berada dalam kondisi prima serta siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan objek vital nasional.
Kombes Pol Hamam Wahyudi mengatakan, pemeliharaan dan pengecekan aset negara menjadi salah satu prioritas untuk menunjang mobilitas serta kesiapsiagaan personel di lapangan.
“Pengecekan ini kami lakukan secara berkala atas petunjuk dan arahan Dirpamobvit. Kami harus memastikan bahwa seluruh sarana prasarana, khususnya kendaraan dinas dan almatsus, selalu dalam performa terbaik dan siap pakai tanpa ada kendala teknis saat bertugas,” ujar Hamam usai kegiatan.
Dalam pemeriksaan tersebut, sebanyak empat unit kendaraan almatsus diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan, kebersihan, kelayakan, serta kesiapan sarana pendukung operasional.
Hasil pengecekan menunjukkan seluruh unit kendaraan dalam kondisi sangat baik, terawat, dan bersih. Keempat kendaraan tersebut dinyatakan siap digunakan kapan pun dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional di lapangan.
“Alhamdulillah, dari empat unit kendaraan almatsus yang kami periksa hari ini, semuanya dalam kondisi yang sangat baik dan bersih. Personel di lapangan merawatnya dengan sangat bertanggung jawab,” tambahnya.
Kegiatan pengecekan rutin tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian pemeriksaan dan dokumentasi juga telah diarsipkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan aset dan pelaksanaan tugas kesatuan.
Melalui pengecekan secara berkala, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri memastikan kendaraan dinas dan almatsus selalu berada dalam kondisi siap operasional sehingga dapat mendukung pelaksanaan pengamanan objek vital nasional secara optimal.
