Journal Reportase
Polri

Police Goes To School, Kapolres Jakbar Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

JAKBAR -JOURNALREPORTASE- Upaya mencegah tawuran pelajar terus dilakukan Polres Metro Jakarta Barat melalui pendekatan edukatif dan dialogis.

Tidak hanya mengandalkan patroli serta penindakan, kepolisian juga membangun komunikasi langsung dengan generasi muda di lingkungan sekolah.

Upaya tersebut diwujudkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, melalui kegiatan Police Goes To School dalam rangka Road Show Jakarta Damai: Pelajar Bersatu dan Tawuran Berlalu di SMP-SMK Bhara Trikora, Jelambar, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu diikuti para siswa dan siswi, guru, serta jajaran kepolisian. Kehadiran Kapolres disambut antusias oleh para pelajar dan pihak sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol Nasriadi tidak hanya memberikan arahan kepada para siswa, tetapi juga berinteraksi langsung dengan mereka di ruang praktik bengkel otomotif.

Kapolres melihat proses pembelajaran sekaligus berdialog dengan para siswa mengenai kegiatan dan keterampilan yang tengah mereka pelajari.

Suasana berlangsung santai dan komunikatif. Melalui kegiatan itu, para pelajar diajak memahami bahwa sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan masa depan.

Di hadapan para siswa, Nasriadi mengingatkan agar para pelajar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba.

“Jangan sampai terlibat tawuran dan narkoba. Jaga nama baik diri kalian, keluarga dan sekolah. Fokuslah belajar dan tingkatkan prestasi,” pesan Nasriadi.

Selain persoalan tawuran dan narkoba, Kapolres turut mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan telepon seluler dan media sosial.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk kegiatan positif yang dapat menunjang proses pembelajaran.

Para siswa juga diminta tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks, melakukan perundungan (bullying), maupun mengakses konten yang tidak pantas.

Kapolres juga mendorong pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap para siswa.

Salah satunya melalui pemeriksaan penggunaan telepon seluler secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman.

Lebih lanjut, Nasriadi mengajak para pelajar untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Menurutnya, perbedaan dalam pertemanan maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

“Jauhi perbuatan yang tidak baik. Saling menghargai dan menghormati sesama. Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah dengan prestasi,” ujarnya.

Melalui program Road Show Jakarta Damai, Polres Metro Jakarta Barat berupaya menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa masa depan mereka jauh lebih berharga dibandingkan terlibat dalam tawuran maupun perilaku negatif lainnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan melalui pendekatan dialogis dan humanis. Para pelajar diajak menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta.

Pelajar bersatu, sekolah aman, tawuran berlalu. Bersama Polri, wujudkan generasi muda Jakarta yang berprestasi, berkarakter, serta menjadi kebanggaan keluarga dan bangsa.

 

Related posts

Poltak Pasaribu Tewas Usai Ditembak OTK di Jaksel, Terduga Pelaku Kalangan Pejabat?

redaksi JournalReportase

Belasan ‘Pak Ogah’ dan Jukir Liar di Cengkareng dan Gropet Jakbar Diamankan Polisi dalam Operasi Berantas Jaya

redaksi JournalReportase

Mutasi Kendaraan di Samsat Ciputat, Wajib Pajak: Cek Fisik Rp 30 Ribu, Bagian Arsip Bayar Rp 10 Ribu

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»