Journal Reportase
Breaking News

Ditjenpas Kembali Pindahkan 115 Napi Berisiko Tinggi ke Nusakambangan

JAKARTA – JOURNALREPORTASE -Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali memindahkan narapidana kategori berisiko tinggi (high risk) ke lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan.

Kali ini, sebanyak 115 warga binaan asal Sulawesi Selatan dan Jawa Timur dipindahkan sebagai bagian dari penguatan sistem pengamanan nasional di lingkungan pemasyarakatan.

Pemindahan tersebut merupakan implementasi kebijakan penempatan warga binaan berdasarkan tingkat risiko (risk based placement), sehingga narapidana ditempatkan pada lembaga pemasyarakatan yang memiliki tingkat pengamanan sesuai dengan profil risikonya.

Rombongan pertama yang terdiri atas 79 narapidana dari Lapas Kelas IIB Maros, Sulawesi Selatan, diberangkatkan pada 17 Juli 2026 menuju Lapas Kelas I Surabaya.

Mereka menempuh perjalanan melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menggunakan kapal KM DLU dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebelum menjalani transit di Lapas Surabaya.
Selanjutnya, pada 19 Juli 2026, sebanyak 36 narapidana berisiko tinggi dari berbagai lapas di Jawa Timur bergabung dengan rombongan tersebut.

Total 115 warga binaan kemudian diberangkatkan bersama melalui jalur darat menuju Cilacap, Jawa Tengah, sebelum menyeberang ke Pulau Nusakambangan melalui jalur laut.

Operasi pemindahan dipimpin langsung oleh Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpamintel) Ditjenpas dengan melibatkan pengamanan gabungan dari Korps Brimob Polri, Satuan Lalu Lintas Polri, petugas Kantor Wilayah Ditjenpas, serta Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Sebanyak 77 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian proses pemindahan.

Juru Bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, mengatakan pemindahan warga binaan kategori high risk merupakan operasi pengamanan yang membutuhkan perencanaan matang dan koordinasi lintas instansi.

“Pemindahan warga binaan kategori high risk merupakan operasi pengamanan yang membutuhkan perencanaan matang dan koordinasi yang kuat.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen memimpin pelaksanaan kegiatan ini dengan dukungan penuh dari Kepolisian serta jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian pemindahan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan terkendali,” ujar Rika dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Menurut Rika, Nusakambangan memiliki fungsi strategis sebagai kawasan pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tinggi. Karena itu, penempatan narapidana berisiko tinggi di kawasan tersebut merupakan langkah untuk mengoptimalkan pengamanan sekaligus mendukung proses pembinaan yang disesuaikan dengan tingkat risiko masing-masing warga binaan.

“Penempatan warga binaan high risk di Nusakambangan merupakan langkah untuk mengoptimalkan pengamanan sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih efektif sesuai dengan tingkat risiko masing-masing warga binaan. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh lapas dan rutan di Indonesia,” katanya.

Rombongan tiba di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 01.20 WIB. Selanjutnya seluruh narapidana diseberangkan menuju Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, dan tiba sekitar pukul 01.40 WIB dalam kondisi aman.

Ditjenpas menegaskan, pemindahan narapidana berisiko tinggi akan terus dilakukan secara terukur sebagai bagian dari strategi memperkuat sistem keamanan pemasyarakatan nasional. Kebijakan ini juga menjadi upaya menjaga stabilitas keamanan di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia melalui penempatan warga binaan sesuai klasifikasi tingkat risikonya.

Related posts

Malam-malam, Kapolri Blusukan di Solo Bagi-bagi Sembako ke Warga dan Pedagang Angkringan

redaksi JournalReportase

Kejari Kebumen Tahan Mantan Kadis Naker Koperasi UMKM

redaksi JournalReportase

Peduli Lingkungan Sosial Taruna Akpol Gelar Baksos

redaksi JournalReportase

Leave a Comment