Journal Reportase
News

Eks Kabais Desak Pomal Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum TNI AL Terhadap Anggota Polres Kepulauan Seribu

JAKARTA – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B. Ponto mendesak Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) segera mengusut tuntas dugaan pengeroyokan oleh oknum TNI AL terhadap anggota Polri yang terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara, Senin malam, 8 Juni 2026.

Soleman menilai aparat penegak hukum militer harus bergerak cepat apabila benar terdapat keterlibatan oknum anggota TNI Angkatan Laut dalam insiden tersebut.

“Wah parah! POM harus segera aksi dan tindak lanjut, tangkap para pelaku,” kata Soleman kepada Journalreportase.com, Selasa, 9 Juni 2026.

Pernyataan itu disampaikan menyusul kasus dugaan pengeroyokan terhadap Marnala Marimbun Bernard, anggota Polri yang bertugas di Polres Kepulauan Seribu. Korban mengalami luka-luka setelah diduga dikeroyok saat proses mediasi perselisihan antara dua sopir di halaman Polsubsektor Tugu, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Peristiwa bermula dari cekcok antara dua sopir di kawasan Jalan Plumpang Semper. Kedua pihak kemudian meminta bantuan rekan masing-masing untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu pihak menghubungi korban dan seorang rekannya, Ronald Frangky Harry. Sementara pihak lainnya disebut meminta bantuan sejumlah anggota TNI AL.

Mediasi yang berlangsung di halaman Polsubsektor Tugu itu diduga berubah menjadi keributan. Saat saksi meninggalkan lokasi untuk mencari bantuan tambahan, korban disebut masih berada di lokasi. Ketika saksi kembali, korban telah ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka.

Korban mengalami luka robek pada kedua telinga serta memar di bagian pelipis kiri dan dagu. Setelah kejadian, korban segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang diperoleh Journalreportase.com dari internal Polri menyebutkan terdapat sejumlah anggota TNI di lokasi kejadian.

Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan oknum anggota TNI Angkatan Laut, meski identitas dan peran masing-masing pihak masih dalam proses penyelidikan.

Pihak Polres Kepulauan Seribu dilaporkan telah berkoordinasi dengan Pomal untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan keluarga korban.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pomal maupun TNI AL mengenai dugaan keterlibatan anggotanya dalam insiden tersebut.

Related posts

Kompol Gefri Agitia, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota yang Ditempa di Lingkaran Kepercayaan Budi Gunawan

redaksi JournalReportase

CIC Ultimatum Menteri Imipas: Copot Kalapas Salemba Imbas Kasus Napi Koruptor Gunakan HP di Lapas!

Kisruh Ahli Waris dan Yayasan Tien En Tang, Walubi Beri Tanggapan

redaksi JournalReportase

Leave a Comment