JAKARTA – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Aktifis Kota menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kapolri segera mencopot Kapolresta Deli Serdang dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang yang mereka tuding terkait praktik perjudian di wilayah tersebut.
Massa aksi yang dipimpin Saipul Adam membawa sejumlah poster berisi tuntutan pencopotan pejabat kepolisian di Deli Serdang.
Poster tersebut bertuliskan ‘Copot Kapolres Diduga Pembekap Judi (AK) dan (E)’ serta ‘Copot Kasat Reskrim Diduga Menjadi Pengepul Judi (AK) & (E)’
Mereka menilai aparat penegak hukum harus mengambil langkah tegas terhadap dugaan keterlibatan oknum dalam aktivitas perjudian yang dinilai merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam orasinya, massa secara terbuka menuntut pencopotan Kapolresta Deli Serdang yang disebut sebagai pihak yang diduga melindungi praktik perjudian.
Selain itu, mereka juga meminta Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang dicopot karena diduga terlibat dalam pengumpulan setoran dari aktivitas judi.
“Jika Polri serius memberantas perjudian, maka dugaan keterlibatan oknum aparat harus diusut secara transparan. Jangan sampai Deli Serdang menjadi surga bagi praktik perjudian yang merugikan masyarakat,” kata Koordinator Aksi, Saipul Adam dalam orasinya.
Aliansi Aktifis Kota juga mendesak Mabes Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap laporan-laporan yang berkembang di masyarakat terkait dugaan praktik perjudian di Deli Serdang.
“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah institusi kepolisian,” bebernya.
Wartawan telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana serta terhadap jajaran Subbid Paminal Bidpropam Polda Sumut.
Namun sampai berita ini ditulis, kedua pihak tersebut sama sekali tak merespons.
