Journal Reportase
Seleb

Bella Luna Ogah Ribut, Nana Merasa Tertekan

JournalReportase.com, Paska pernikahan sirinya terbongkar, Bella Luna lebih memilih jalur damai dibanding melapor­kan Shirley Chandrawati, istri sah dari Eko Hendro Prayitno alias Nana yang merupakan mantan suami sirinya.

“Kita sepakati bersama, kita tunggu dulu deh. Lebih bagus mencari perdamaian daripada mem­perkeruh suasana. Nanti kalau setelah dilapor, nyabutnya perkaranya susah,” kata Henry Indra­guna selaku kuasa hukum Bella Luna, saat ditemui di kawasan Permata Hijau, Jakarta Se­latan, belum lama ini.

Henry menyebutkan kalau kliennya itu punya itikad baik untuk melakukan mediasi bersama Shirley, dan keluarga be­sarnya. Namun jika nantinya (Nana) terus menerus disudutkan, Henry menyebut kliennya akan melakukan serangan balik.

“Ya kalau mau diramaikan terus, kalau memang ada dugaan, ya nanti kita laporkan. Apalagi soal dugaan nikah siri itu, diteliti dulu sebelum berucap,” tegas Henry.

Sebelumnya diberitakan, Bella Luna Ferlin dinikahi secara siri oleh Nana alias Eko di Hotel Four Season pada 15 Februari 2019 lalu. Mereka kemudian menyu­dahi pernikahan itu pada 7 Maret 2019. Bella Luna dalam pernikahan sirinya itu mendapatkan mahar sertifikat rumah senilai Rp 2 miliar, emas 88 gram, uang tunai Rp 150 juta, dan juga seperangkat alat salat.

Perkara perceraian atau kesepakatan dari Bella dan Nana akan tidak adanya pernikahan diantara mereka memang sudah diselesaikan begitu juga dengan pengembalian mahar yang diributkann oleh keluarga besar Nana, sudah dilakukan Bella sesuai permintaan istri Nana.

Namun belakangan keributan kembali mencuat lantaran ibunda Nana, Maria Sophie menduga mobil mewah yang dimiliki Bella Luna adalah pemberian dari putranya. Mobil tersebut diduga oleh isteri sah Nana, Theresia Shirley Chandrawati Rahmat sebagai satu di antara mahar yang diberikan Nana kepada Bella Luna.

“kredit mobil mercy itu diketahui karena tau-tau ada tagihannya, Kreditnya tahun ini, bulan Februari tanggal 14, Berarti satu hari sebelum menikah,” jelas Sophie Maria.

“Yang mercy? kalau yang mercykan aku ngambil sendiri, dari mobil BMW aku jual buat bayar DPnya, Terus kenapa diungkit-ungkit masalah mobil pribadi aku dan aku sama sekali enggak minta si Nana kok masalah cicilan mobil aku,” kata Bella ditempat terpisah. Lebih lanjut, Bella Luna merasa heran dengan Ibunda Nana yang mempermasalahkan soal cicilan mobilnya yang masuk ke rekening Nana.

“Terus kalau misalnya masuk ke rekening Nana, yang mana?” heran Bella Luna.

Bella Luna lantas kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak meminta uang dari Nana untuk membayar cicilan mobilnya.

“Pokoknya aku sama sekali enggak minta uang masalah mobil aku ini sama Nana, dan aku sudah mengembalikan apapun yang dia kasih ke aku kok,” tegasnya.

Tak cuma itu, Sophie Maria harus kembali dibuat kaget tatkala melihat sisa saldo di ATM tersebut. Sophie Maria yang sudah menyimpan uang sejak tahun 2013 serta sering mendapatkan transfer dari hasil bisnisnya kira-kira sebesar puluhan miliar pun nyatanya harus kecewa. Uang yang diprediksi Maria Sophie kini mencapai ratusan miliar harus tersisa tinggal ratusan juta.

“Begitu saya dapat dari bank saya kaget, sisa uang hanya tinggal Rp 347 juta ditambah Rp 146 juta ditambah Rp 3 juta ditambah 1 juta. Saya kaget, karena uang itu kan (harusnya) udah ratusan miliar dari tahun 2013 itu,” kata Maria Sophie.

Padahal sebelumnya, Nana sudah diberikan kepercayaan untuk memegang uang di ATM tersebut. Namun, ia harus membuat kecewa Maria Sophie. Tak cuma itu, Sophie Maria juga mengungkap fakta yang selama ini tak ia ketahui. Bahwa Nana diam-diam membuka usaha katering. Seperti diketahui Bella dilaporkan Shirley Chandrawati ke polisi memakai pasal 279 dan 280 KUHP, terkait menghilangkan asal usul perkawinan.

Related posts

Film Moonrise Over Egypt, Kisah Perjuangan Diplomatik Agus Salim Lewat Sentimen ke Islaman

JournalReportase

Sosialita ini Bernazar Honornya Bernyanyi Akan Disumbangkan ke Yayasan Sosial

JournalReportase

Tanpa Dialog Jajang C Noer Kesulitan Berperan Di Film “Jaga Pocong”

journalreportase

Leave a Comment