Journal Reportase
Otonomi Daerah

KAPOLRES : STIGMA “LUMAJANG KOTA BEGAL” HARUS BERUBAH MENJADI “NEGERI DI ATAS AWAN”

JOURNALREPORTASE- LUMAJANG. Kota begal, Ya seperti itulah nama suram yang sering disandingkan jika mendengar Kota Lumajang. Tak heran jika kata kata tersebut sering kali dilontarkan oleh warga yang mengetahui seluk beluk dari kota yang berada di kaki gunung Semeru ini.

Namun, pandangan negative masyarakat tersebut berusaha dirubah oleh Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban pada saat mengisi acara dalam rangka Hari Pers Nasional di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang. Keinginan Arsal patut di apresiasi, pasal Ia sudah teramat geram dengan kejahatan ini yang belakangan sudah sangat meresahkan, bahkan Ia pun tak rela jika Kota Lumajang terus terusan disebut sebagai kota begal.

“Sangat heran saat pertama kali saya datang di Lumajang, dikasih tau kalau kota ini menyandang sebagai kota begal karena kasus begal sangat tinggi. Gebrakan saya yang pertama adalah jangan kasih ampun para begal dikawasan kita,”tegas Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres mengutarakan bahwa sebenarnya pariwisata di Lumajang sangatlah menjual untuk pangsa pasar wisatawan baik domestik maupun internasional. “Kita memiliki garis pantai yang cukup panjang di wilayah selatan. Tak lupa ada pula air terjun di perbatasan Lumajang-Malang. Dan yang menurut saya paling istimewa, yakni Lumajang dianugrahi tempat yang sangat indah untuk menikmati terbitnya matahari dimana posisi awan ada dibawah dan disekitar kita. tempat wisata ini dikenal dengan nama B29 atau dikenal juga dengan istilah Negeri Diatas Awan. Saya sangat ingin sekali wilayah ini dikenal sebagai negeri diatas awan dan menghapus stigma negative yang telah berkembang dikalangan masyarakat”ungkap Arsal.

Keinginan tersebut tak hanya semata sebagai tanggung jawab Polri saja. “Perlu campur tangan rekan rekan yang berada didepan saya ini, sahabat sahabat saya dari jurnalis untuk memberikan berita terkini tentang perubahan di wilayah Lumajang ini. Saya sangat yakin Jurnalis adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan dan juga mulia. Maka dari itu, mari bersama sama satukan tekat satukan tujuan untuk membangun Lumajang yang kita cintai ini melalui profesi kita saat ini” Tutup Arsal seraya disambut tepuk tangan meriah dari puluhan jurnalis yang memadati pendopo kebanggan warga Lumajang tersebut.

Seperti diketahui selain merayakan Hari Pers Nasional (HPN), pada tanggal 7 Februari, dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi dengan tema ‘membedah 5 bulan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lumajang’ yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Indah Amperawati.

Related posts

Wakapolres Bersama Tiga Pilar Jakarta Barat Tinjau Kampung Tangguh Jaya

redaksi JournalReportase

TNI Hadir Untuk Lindungi Rakyat Melindungi Rakyat

redaksi JournalReportase

Swasembada Pangan, Babinsa di Bojonggede Turun ke Sawah

redaksi JournalReportase

Leave a Comment