Indramayu,- Journalreportase,com,- Masyarakat meminta, aparat kepolisian untuk segera segera menangkap Bandar dan pengedar judi toto gelap (togel) yang marak dan sangat meresahkan, khusunya di wilayah Kecamatan Lelea dan wilayah lainnya Kabupaten Indramayu.
Judi ini yang sempat tida ada kini kembali muncul dan sangat meresahkan dan menganggu kehidupan masyarakat. Informasi yang diperoleh dari LSM MPPH (Masyarakat Peduli Penegakkan Hukum) Korwil Kabupaten Indramayu, menyebutkan bahwa kondisinya cukup memprihatinkan, dan meresahkan warga. Selain mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang beraktifitas sehari-hari menjadi terganggu.
Terutama, di Kecamatan Lelea, judi togel, tampaknya tidak dapat dihindari keberadaannya, bahkan sumber media, mengatakan judi ini mulai merambah ke beberapa kecamatan lain yang ada di Indramayu.
Lebih lanjut dibeberkan MPPH, atas pengaduan masyarakat Lelea dan diperkuat berbagai sumber informasi dari para tokoh agama/ulama bahwa judi togel ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sempat terhenti aktifitasnya, namun selang beberapa lama judi ini kembali hadir.
Menurut Ketua Presedium MPPH, Untung Sugianto, menuturkan, judu togel, khususnya di Indramayu sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian di Indramayu, terutama Polsek Lelea, pasalnya, markas judi itu berada di wilayah hukum Polsek Lelea.
MPPH menilai, aparat kepolisian terkesan “setengah” hati memberantas penyakit masyarakat yang berdampak krisis sosial, seperti malas bekerja berharap menang judi dari nomor yang dipasang.
LSM-MPPH kepada Media Online Journal Reportase baru-baru ini mengatakan, judi togel konon bisa mencapai omzet Rp. 50.000.000 per hari. Dengan mendapatkan uang yang lumayan banyak, membuat para pengedar/pengecer kupon Togel bersemangat tanpa takut. “Selain mendapat prosentase komisi atas penjualan kupon, juga dapat bonus jika mencapai target penjualan yang ditargetkan oleh Bandar,” ujarnya.
Menurut MPPH bandar besar Togel disebut-sebut berinisial YAN, namanya cukup kondang di wilayah Indramayu kalau urusan judi. konon bandar ini selama ini tidak tersentuh hukum.”Boleh dibilang kebal hokum,”katanya.
Terkait maraknya judi togel yang tidak tersentuh oleh hukum, Kastreskrim Polres Indramayu, AKP Dadang Sudiantoro menegaskan bahwa itu tidak benar, pasalanya siapapun orangnya yang terang-terang melanggar hukum akan ditindak tegas, apalagi yang berurusan dengan perjudian judi togel secara diam-diam atau illegal akan kami tangkap.” Tidak benar tidak ada yang kebal siapapun orangnya yang berurusan judi togel di Indramayu, termasuk YAN yang disebut Bandar. Kalau memang terbukti bersalah menurut hukum masih menjalankan judi togel secara illegal pasti kita tangkap,” tegasnya saat dikunjungi tim MPPH di ruang kerjanya belum lama ini.
Ditambahkan, pihaknya sudah menindaklanjuti dan memanggil dan kita periksa.” Anda bisa lihat YAN sudah kita periksa (sembari menujukan foto di HP-Red). Begitu ada laporan pengaduan masyarakat ke MPPH langsung kita tindaklanjuti, dan kami juga sudah koordinasi dengan Pak Kapolres, makanya yang bersangkutan kita panggil dan diperiksa,”ucap Kasat Reskrim. .
Diungkapkan MPPH, YAN dalam menjalankan bisnis haramnya itu dibantu oleh 3 orang sebagai kaki tangannya yang merupakan orang kepercayaan. Mereka adalah berinisial MAR, MAS, dan KAR. Sedangkan satunya lagi, KAR lebih memalukan lagi seorang Ketua RT seharusnya memberi contoh yang baik, tapi sebaliknya justru merangkap penjual togel .
Berdasarkan Surat Laporan LSM-MPPH bernomor : SP-340/KET.01/MPPH/X/2017 tertanggal, 24 Oktober 2017 atas pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh MPPH dengan melayangkan surat resmi itu yang ditujukan langsung kepada Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, SIK, MH perihal “perlunya tindakan tegas aparat kepolisian (Polres Indramayu) dan jajaran terhadap maraknya judi togel”.
MPPH mengharapkan ada tindakan tegas dengan menangkap mereka-mereka yang terlibat perjudian togel sehingga menjadi jera. “Sebagaimana harapan masyarakat, agar tidak hanya yang ada di Kec. Lelea tapi juga kecamatan lain, sehingga Indramayu benar-benar bersih dari judi apapun, termasuk togel,”ucap Untung Sugianto.
Seperti harapan kita bersama Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, melalui spanduk yang terpasang di berbagai sudut kota hinga sampai ke kecamatan menghimbau kepada masyarakat Indramayu saat awal menjabat Kapolres, “jika anda menemukan adanya perjudian di wilayah Indramayu segera laporkan, akan kita tindak tegas! ” . Sikap tegas mantan Kapolres Tasikmalaya ini terhadap perjudian patut di apresiasi dan didukung.
Komitmen Kapolres Indramayun sangat direspon positif oleh seluruh warga atau masyarakat Indramayu berbagai eleme .organisasi masyarakat, agama, kepemudaan, LSM, termasuk wartawan, bahkan Pemda Kab. Indramayu pastinya mendukung apa yang menjadi komitmen Kapolres Indramayu membernatas judi, miras, prostitusi, dan narkoba tanpa pandang bulu..
Sementara itu, Kapolsek Lelea AKP Daryanto kepada MPPH melalui telepon selularnya mengatakan, bahwa dirinya selaku pimpinan di Polsek Lelea berjanji akan segera menangkap ketiga orang yang disebut-sebut kaki tangan YAN bandar judi togel. [red]
