Jakarta-JROL,-Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Jami Al Riyadh, Jalan Kembang Nomor 6, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).

Sekitar pukul 07:00, masjid sudah dipadati ribuan warga yang datang mau bergabung ikut takbir akbar bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Laksmana.
Dia bersama dengan ribuan jemaah yang lain mendengarkan ceramah dari uztaz. Tito mengaku mempunyai niat baik untuk hadir di acara itu. Ini bukan pertama kali dia menghadiri acara tersebut.”Sekali lagi ini bukan pertama saya ke sini. Waktu saya kapolda, kepala BNPT, selalu ke sini. Saya kenal baik dengan Habib Aldurrahman,” ujar Tito, kepada wartawan ditemui di lokasi, Minggu (20/11/2016).
Tito membantah kedatangannya ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendinginkan suasana yang tengah panas. Kedatangannya memang sudah rutin dilakukan.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengaku keinginan sendiri untuk datang di tempat tersebut.”Saya mintanya sendiri tadi, tetapi rupanya ada temen-temen, Bapak Pangdam hadir, sahabat-sahabat saya hadir. Ya Alhamdulillah. Yang jelas niatnya baik saja,” kata Tito.
Ribuan jemaah laki-laki dan perempuan menghadiri acara Tabligh Akbar di Mesjid Jami Al Riyadh.ntuk pengamanan, aparat kepolisian berseragam lengkap dan membawa senjata mengamankan lingkungan sekitar masjid tersebut.
Selain dihadiri sejumlah jenderal polisi dan TNI, juga ada beberapa pejabat teras lainnya serta para ulama dan kiai. Sementara itu, dampak kegiatan itu membuat suasana jalanan di sepanjang lokasi dan Jalan Prapatan menuju Simpang lima Senen ramai dan lalulintas sempat agak tersendat untuk beberapa saat.
Dalam kegiatan itu petugas menurun ribuan petugas gabungan dari Polri dan TNI untuk menjaga situasi biar aman dan terkendali. Petugas dari kemeliteran menempatkan 1000 personil selebihnya petugas kepolisian.
Setelah tabligh akbar disertai pengajian, Kapolri tidak banyak memberikan pernyataan. “Kunjungan pak Kapolri bersama Pangdam Jaya serta pejabat teras lainnya hanya untuk melakukan tabligh akbar,” tegas Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno. [red]
