by

Sarinah Buka Peluang Kerjasama Untuk Generasi Milenial di Hari Jadinya yang ke 57

JournalReportase.com, PT Sarinah (Persero) merayakan ulang tahunnya yang ke-57 pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu. Department store pertama di Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1962 itu menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung ekonomi masyarakat kreatif, khususnya anak-anak muda (kaum milenial) demi mewujudkan SDM unggul sesuai dengan tema hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Diusianya yang ke 57 tahun Sarinah terus berbenah diri, seperti perubahan wajah (outlook) Sarinah. Kendati kuat dengan gaya heritagenya tetapi Sarinah berjanji akan  terus uptodate mengikuti trend retail sesuai dengan jamannya.

Lies Permana Lestari selaku Direktur Retail Sarinah menyebutkan bahwa saat ini, generasi milenial merupakan generasi yang paling banyak menerima (mengundang) perhatian dari banyak perusahaan sebagai sasaran pemasaran. Hal ini berkaitan dengan jumlah populasi generasi milenial yang diperkirakan sama besar dengan generasi baby boomer, yaitu sekitar 80 juta. Sebagai generasi yang paling beragam secara etnis, Generasi Milenial cenderung toleran terhadap perbedaan. cenderung percaya diri. Mereka juga sering terlihat sedikit lebih optimis tentang masa depan ketimbang generasi sebelumnya.

“Sebagai bangsa Indonesia kita harus bangga karena produk lndonesia tidak kalah dan mampu bersaing di pasar global, baik secara kualitas dan harga. Seperti Sarinah yang menjadi etalase produk industri kreatif dari Sabang sampai merauke. Dalam rangka HUT PT Sarinah (Persero) ke 57 Tahun serta menangkap peluang dari industri kreatif tersebut Sarinah juga menyelenggarakan bazaar millennial di Upper Ground ; 1 Agustus s/d 31 Agustus 2019. Bazaar tersebut merupakan hasil karya para milenial dari berbagai sekolah mode di Jakarta seperti ; ESMOD, LASSALE dan SUSAN BUDIARDJO”, sebut Lies Permana Lestari.

Untuk meramaikan bazaar tersebut, maka pada Jumat, (23 /8) di Upper Ground Sarinah digelar rangkaian The Window of Indonesia sekaligus fashion show milenial dan talkshow bertajuk MUDA BERGAYA TREND 2020. Selain menampilkan karya desainer milenial juga menampilkan para desainer yang sudah malang melintang di dunia fashion seperti Boeyoeng Rais (Ketua Komunitas Desainer Etnik lndonesia), Corrie Kastubi, Ayu Azhari, Hengki Kawilarang , Aura Putri dan lainnya.

Selain itu ada juga talkshow yang menghadirkan Beny Adrianto dari Yayasan KAIN dengan tema “Kiat-kiat memperkenalkan batik nusantara dan boneka golek ke pentas internasional.

Lies juga berjanji kedepannya Sarinah akan banyak melakukan elaborasi (kerjasama) dengan kaum milenial yang memang punya potensial dalam hal industri perdagangan. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Seperti diketaui untuk saat ini saja sudah terdapat 15 desainer muda dan beberapa brand berupa kuliner dan handycraft yang digandeng sarinah untuk memasarkan produknya di seluruh gerai Sarinah di tanah air.

“tahun 2019 ini kita coba gandeng 15 desainer muda dan anak muda lainnya dari pelaku industri kuliner dan handycraft, dengan tujuan supaya anak-anak muda kita bisa berjaya di bangsanya sendiri daripada bangsa lain yang memanfaatkan kerjasamanya jadi lebih baik kita duluan yang menciptakan terobosan kerjasama itu. Karena seperti kita ketahui banyak pelaku startup kita itu masih anak-anak muda, jadi sayangkan kalau mereka diabaikan begitu saja dinegerinya sendiri, anak-anak muda kreatif adalah asset bangsa, SDM unggul, seperti yang selalu diucapkan oleh Pak Presiden, Jokowi,” tutur Lies Permana Lestari di sela-sela acara fashion show milenial muda bergaya tahun 2020.

Sementara itu Boeyoeng Rais selaku (Ketua Komunitas Desainer Etnik lndonesia) sangat mengapresiasi langkah Sarinah pada generasi Milenial untuk memberikan kesempatan memasarkan hasil karya industri kreatifnya di gerai Sarinah.

“saya appreciate sekali sama Sarinah karena mau membuka peluang dan kesempatan pada desainer muda untuk bisa memasarkan produknya di Sarinah, jelas ini kesempatan luar biasa yang tidak boleh disiasiakan oleh para desainer muda yang karyanya ingin dikenal jadi top of mind di masyarakat,” ungkap Boeyoeng Rais.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed