Journal Reportase
Nasional

Saat Jabat Dansat Brimob Terakhir Lapor LHKPN, Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Deonijiu Tak Miliki Mobil

TANGERANG, JOURNALREPORTASE – Sudah genap 4 bulan lebih Kombes Deonijiu De Fatima menduduki jabatan Kapolres Metro Tangerang Kota, usai sebelumnya menjabat sebagai Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya.

Lulusan Akademi Kepolisian 1996 Batalyon Wira Satya ini diketahui merupakan sosok Polisi yang patuh dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal itu merujuk pada situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di laman https://elhkpn.kpk.go.id.

Berdasarkan data di situs lembaga antirasuah itu, Kombes Deonijiu terakhir melaporkan LHKPN pada saat menjabat Dansat Brimob Polda Metro Jaya.

“Tanggal penyampaian / jenis laporan – Tahun: 20 November 2019 / Periodik – 2018. Bidang eksekutif, unit kerja Kepolisian Daerah Metro Jaya, nama Deonijiu De Fatima jabatan Komandan Satuan Brimob. Pengumuman ini diumumkan dengan catatan TIDAK LENGKAP berdasarkan hasil verifikasi tanggal 31 Desember 2019,” tulis informasi LHKPN.

Dalam data LHKPN disebutkan Deonijiu memiliki total harta kekayaan senilai Rp 1.556.500.000.

“Data harta tanah dan bangunan; tanah seluas 1820 m2 di Sumedang hasil sendiri Rp 80.000.000, tanah seluas 1940 m2 di Bogor hasil sendiri Rp 75.000.000, tanah seluas 500 m2 di Bogor hasil sendiri Rp 70.000.000, tanah seluas 300 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 70.000.000, tanah dan bangunan seluas 3045 m2/40m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 350.000.000, tanah dan bangunan seluas 858 m2/336 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 800.000.000, tanah seluas 450 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 140.000.000, tanah seluas 235 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 100.000.000, tanah dan bangunan seluas 108 m2/36 m2 di Bogor hasil sendiri Rp 75.000.000, tanah dan bangunan seluas 60 m2/60 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 90.000.000 dan tanah dan bangunan seluas 72 m2/36 m2 di Bogor hasil sendiri Rp 60.000.000,” sebut informasi LHKPN.

Terkait harta bergerak, sosok Kapolres yang beristrikan seorang Polwan itu mempunyai satu kendaraan bermotor. “Alat transportasi dan mesin, motor Kawasaki tahun 2011 hasil sendiri Rp 10.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 62.100.000, kas dan setara kas Rp 22.000.000, hutang 447.600.000. Total harta kekayaan Rp 1.556.500.000,” demikian informasi LHKPN. (sht/red)

Related posts

Prof Syarifuddin Ultah ke-67, Biro Hukum dan Humas MA RI: Senantiasa Berada Dalam Lindungan Allah SWT

JournalReportase

Bersama Mahasiswa, Kapolsek Pademangan Bagikan Sembako dan Beras di Slum Area

JournalReportase

Presdir BCA: Aplikasi BCA Mobile Telah Pulih Kembali dan Berjalan dengan Normal

JournalReportase

Leave a Comment