JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Laga BRI Liga I Sepakbola yang pertemukan dua Tim asal Jawa Timur, Arema FC versus Persebaya Surabaya berubah menjadi tragedi mematikan.
Pasca laga kedua tim yang tersaji di stadion Kajuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam bekesudahan 3-2 untuk kemenangan Persebaya menimbulkan kerusuhan yang mengakibatkan banyak korban jiwa berjatuhan
Kabar terkini sebanyak 183 orang tewas, 2 Diantaranya adalah anggota kepolisian yang sedang melakukan pengamanan serta piluhan orang lainnya masih dalam keadaan kritis di rumah sakit, Sabtu (1/10/2022).
Usut punya Usut setelah dilakukan penelusuran, sebelum dilakukan pertandingan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Malang sudah bersurat kepada pihak manajemen parpel arema FC terkait permohonan perubahan jadwal pertandingan liga 1 tahun 2022 antara Arema FC VS Persebaya
Dalam surat permohonan tersebut berisi permohonan perubahan jadwal pertandingan dari pihak kepolisian dari Polres Malang yang sedianya main pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 15.30 wib dengan pertimbangan keamanan.
Namun sangat disayangkan berdasarkan pantauan dari narasumber eksklusif terlihat dari pihak PT Liga Indonesia Baru merespon dengan membalas surat yang dikirimkan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polres Malang
Adapun dari pantauan layar terlihat dalam surat tersebut pihak PT Liga Indonesia Baru tetap melaksanakan pertandingan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan.
