SHARE

Jakarta-Journal Reportase,- Ketua panitia penyelenggara pembagian sembako Forum Untukmu Indonesia (FUI), Dave Revano Santosa diperiksa selama sekitar 8 jam dengan 25 pertanyaan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (7/5/2018) malam.

Kuasa hukum Dave, Henry Adiguna menyampaikan pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepolisian fokus mengenai perizinan. “Pertanyaan dari kepolisian tadi ada 25. Satu pertanyaan ada banyak jawaban dan kita berikan secara detail,” ujar Henry.

Menurut Henry, pihaknya telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sesuai dengan Pergub 186 pasal 6. Dalam pasal tersebut menyebutkan kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah yang cukup besar harus seizin Gubernur yang berdasar pada rekomendasi sebuah tim.

“Di sini sudah keluar izin keramaian dari kepolisian dan Pergub izin lokasi. Jadi masalah perizinan menurut hemat pendapat kami sudah memenuhi Pergub tersebut,” ucap Henry.Dave sendiri menceritakan pemeriksaan hari ini berjalan lancar. Ia menjawab pertanyaan petugas penyidik dengan detail.

“Saya sudah memberi pernyataan saya dengan detail sejujur dan dituangkan di dalam pemeriksaan hari ini. Hari ini melelahkan,” kata Dave.Sebelumnya, acara Untukmu Indonesia digelar oleh Forum Untukmu Indonesia Sabtu (28/4/2018) lalu dan dimeriahkan oleh sejumlah kegiatan seperti pertunjukkan seni, khitanan massal, doa lintas agama, dan pembagian sembako.

Keramaian acara tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar area lokasi kegiatan. Akibat keramaian acara tersebut dua anak dilaporkan meninggal dunia.Sebelumnya, Komariyah, ibu bocah MRS yang meninggal ketika pembagian sembako di Monas pada Sabtu 28 April 2018, mencabut laporannya. Melalui Kuasa Hukumnya, Irfan Iskandar mengatakan, surat pencabutan dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Sabtu malam, 5 Mei 2018.

Irfan mengatakan, alasan keluarga melakukan pencabutan karena sudah menerima takdir anaknya meninggal. Serta ada perdamaian yang dilakukan dengan pihak panitia.”Itu juga (berdamai), tapi yang paling prinsip karena mereka sudah merasa itu ketentuan Tuhan bahwa umur manusia Tuhan yang tentukan,” ujar Irfan ketika dikonfirmasi, Minggu (6/5/2018).

Irfan menampik dalam kesepakatan berdamai, pihak panitia acara pembagian sembako di Monasmemberikan sejumlah uang. Dia menegaskan bahwa keluarga hanya telah menerima ditinggalkan oleh anaknya.”Dari pihak panitia belum bisa dipastikan karena baru dari kuasa hukumnya. Saya nggak tau kalau soal itu,” kata dia. [red]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY