JOURNALREPORTASE,-LUMAJANG,-Menjelang ibadah puasa Ramadhan, Polres Lumajang melakukan operasi pembersihan tempat tempat penjualan minuman keras (miras), Sabtu (04/5/2018)9).
Operasi miras di pimpin langsung Kapolres Lumajang bersama 40 anggota team cobra polres Lumajang. Saat kegiatan patroli tersebut team cobra mendapat informasi penjualan miras disebuah toko ” WAHYU ” yang berada di jalan Diponegoro.
Team Cobra langsung bergerak ke rumah tersebut, di lokasi personel cobra dibagi menjadi 2 kelompok, 1 kelompok untuk mengecek toko dan 1 kelompok lainnya mengecek ke kebon atau halaman belakang toko.
Didalam toko ditemukan sekitar 30 botol miras dengan berbagai jenis antara lain anggur kolesom, anggur merah, arak singaraja dengan kadar alkohol 14 hingga 17 %.
Kemudian kelompok yang bergerak ke kebun belakang rumah menemukan satu dos miras jenis vodka yang disembunyikan di tong sampah. Kadar Alkohol Vodka 40 %, lebih tinggi dibanding kadar alkohol miras lainnya yang di sita.
Dari hasil penggrebekanToko wahyu ada 74 botol miras yang diamankan. Kemudian tim cobra bergerak ke gudang penyimpanan miras yang berada di daerah jagalan dan disana menemukan 2 dos anggur kolesom dengan jumlah 24 botol yang belum sempat didistribusikan, ditempat ini juga diamankan 1 unit sepeda motor yamaha FIZ R mengingat sepeda motor tersebut sangat mencurigakan.
Dari plat nomor yang terpasang tidak sesuai dengan yang tertera di STNK dan juga tidak sama dengan yang tertera di BPKB semua berbeda. Adapun plat nomor yang melekat di motor tertera N 3926 ZF, di STNK tertera W 4754 PQ, dan di BPKB tertera W 4331 GO.
Kemudian kendaraan tersebut diangkut ke Mapolres Lumajang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan akan meningkatkan operasi miras menjelang bulan suci ramadhan.”Saya akan tingkatkan operasi miras di wilayah lumajang, supaya suasana bulan ramadhan tidak dinodai oleh pesta miras,”ujarnya.
Bukan hanya Polres saja, operasi miras juga diperintah oleh Kapolres disemua jajaran polsek. Kapolres sudah memberikan contoh dengan memimpin langsung operasi miras. “Jajaran polsek harus melakukan hal yang sama dan dipimpin langsung oleh para kapolsek” ungkap Arsal.
Arsal juga mengimbau kepada masyarakat lumajang untuk menghindari pesta miras karena miras salah satu pemicu terjadinya kejahatan. Pasalnya katanya, miras dapat menghilangkan rasionalitas manusia untuk dengan mudah berbuat kejahatan, karena perbuatannya sudah diluar kontrol dirinya sendiri.
“Kepada para kepala desa diwilayah Lumajang untuk menugaskan satgas keamanan desa ( SKD ) agar membubarkan bila mengetahui adanya pesta miras yang terjadi diwilayahnya dan laporkan kepada kami bila melihat kelompok – kelompok yang melakukan pesta miras,”Arsal mengimbau dengan tegas.
Kasat Sabhara AKP Jauhar Maarif,, selaku ka Tim Cobra preventif mengatakan, dirinya diperintahkan Kapolres untuk menggalakkan patroli miras.”Kami lakukan terus menerus kegiatan operasi miras dan akan saya lakukan setiap hari. Saya beserta jajaran Cobra preventif akan selalu siap melaksanakan kebijakan kapolres,”tandas Jauhar.
