JAWA TIMUR-JOURNALREPORTASE – Pimpinan Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PW GMPI) Jawa Timur menyikapi tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang menyebabkan ratusan jiwa melayang, lantas meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo supaya mencopot Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.
Kabid Advokasi Hukum dan HAM PW GMPI Jatim A. Imam Santoso mengatakan ketegasan Kapolri dalam mengambil langkah cepat untuk mencopot Nico Afinta sangat dinantikan.
Sebab, peristiwa yang terjadi di wilayah hukum yang cakupan secara luasnya di bawah komando Nico itu sangat mencoreng wibawa dan nama baik Korps Bhayangkara khususnya di Jawa Timur.
Ia juga menyayangkan Kapolda Jawa Timur ini sebelumnya mengatakan tindakan jajarannya di stadion itu sudah tepat.
“Jika Kapolres dinonaktifkan berarti pernyataan Kapolda Jatim yang menyatakan bahwa tindakan petugas keamanan di stadion itu sudah tepat adalah berbanding terbalik dengan tindakan Kapolri, lantas kenapa hanya Kapolres Malang? Bagaimana dengan Kapolda Jatim?,” kata Imam dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).
Ditambahkannya, selain mendesak supaya Kapolda Jawa Timur dicopot, GMPI pun mendukung langkah pemerintah pusat membuat Tim Gabungan Independen Pencari Fakta untuk mengusut tragedi tersebut.
“Tapi tuntutan kami tidak cukup disini karena yang di inginkan seluruh masyarakat adalah usut tuntas tragedi ini,” paparnya.
“Selain beban duka yang amat mendalam dampak dari tragedi kanjuruhan kini kami juga punya pertanyaan yang besar terhadap keputusan kepolisian. Pak Kapolri, kami masih percaya bahwa polisi adalah pelindung rakyat, bukan musuh rakyat,” lanjut dia.
Sementara itu, Ketua PW GMPI Jawa Timur Sugondo menyampaikan bela sungkawa atas tragedi itu serta berharap peristiwa pilu itu di hari mendatang tak terulang kembali.
“Kami segenap keluarga besar PW GMPI Jawa Timur menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga seluruh korban meninggal dunia diterima di sisi-NYA dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, tragedi ini adalah duka kita bersama. Semoga hal seperti ini tidak akan pernah terulang kembali baik di Indonesia maupun di seluruh penjuru dunia,” ucap Sugondo.
Sebelumnya diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Pencopotan jabatan Kapolres itu buntut tragedi Kanjuruhan.
“Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang,” kata Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).
AKBP Ferli Hidayat selanjutnya dimutasikan sebagai Pamen SSDM Polri. Posisinya kini digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya. (AY)
