Journal Reportase
Nasional

Dihadiri Wakapolri, Pelajar SMA Jakarta Timur Antusias Kampanyekan Anti Hoax

JOURNALREPORTASSE,-JAKARTA,-Ribuan pelajar SMA se Jakarta Timur menghadiri kampanye Millenial Anti Hoax 2019, Minggu pagi (17/03/2019), di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat.

Kejadiran pelajar SMA ini dipimpin oleh Kasubbag Humas Restro Jaktim AKP Diah Tien Agustinah, dan didampingi Kanit Binmas Sek Ciracas Iptu Sunarto.

Kegiatan
Kampanye Milenial Anti Hoax 2019 yang diselenggarakan oleh Div Humas Polri, selain hadir sekitar 2000 pelajar, juga hadir, Waka Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.
Adapun tema yang diangkat adalah ‘Generasi Milenial Yang Sportif, Kreatif dan tidak Fiktif’.

Wakapolri Komjen Aridono dalam sambutannya di depan pelajar yang antusias mengikuti kegiatan tersebut, mengingatkan bahwa hoax adalah berita berita bohong, bermuara fitnah yang berdampak menjadi pertikaian dan perpecahan antar suku dan bangsa..”Zaman dahulu pemuda kita selalu bersatu padu tanpa membedakan suku dan ras dengan Ikrar sumpah pemudanya untuk mewujudkan kemerdekaan,”ujar Aridono,

Maka dari itu, kata Wakapolri, sepatutnya dicontoh bagaimana rasa persatuan dan kesatuan terjalin, jangan sampai generasi Milenial dapat terpecah dengan adanya semburan Hoax yang beredar dan tidak bertanggungjawab

Komjen Aridono mengatakan, kaum milenial yang merupakan generasi yang sportif, kreatif dan tidak fiktif perkembangan tehnologi informai sanga pesat, untuk bagaimana generasi milenial dapat menyikapi dan mempergunakan tehnologi informasi.” HOAX adalah tidak baik, berbahaya dan melanggar UU ITE serta dapat dijerat dengan pidana,”tandasnya.

Untuk itu, Aridono mengajak kaum mellienial Indonesia dan khusus pelajar SMA Jakarta Timur, harus pandai pandai dan cerdas menyikapi berita berita yang mengandung ujaran kebencian dan bahkan fitnah yang sangat kejam.”Cermati isinya apakah berguna dan benar atau tidak, kalo tidak benar abaikan dan hapus serta tidak perlu disebar luaskan,”pungkas Aridono.

Jadi intinya, Wakapolri menjelaskan bahwa HOAX adalah sangat berbahaya jika kita tidak pinter mencermatinya dan meneliti kebenarannya.

“Generasi milenial dapat kiranya memilah dan dapat dijadikan generasi yang ” Anti Hoax”,tambahnya. (red).

Related posts

Kapolri : Seluruh Kegiatan KTT G20 Jadi Fokus Utama Pengamanan Polri

JournalReportase

Doa Bersama Anak Yatim Piatu

JournalReportase

Antusias Warga Hadir di Pameran Seni Rupa dan Pentas Musik yang Resmi Dibuka Kapolri dan Gubernur DIY

JournalReportase

Leave a Comment