Journal Reportase
Seleb

Didi Kempot Memulai Karirnya Sebagai Pengamen Jalanan

journalreportase.com, Setiap orang yang sukses dan berhasil, bisa dipastikan sebelumnya melewati masa proses. Sebab disetiap kesuksesan ada ‘harga’ yang harus dibayar. Demikian juga halnya yang dialami penyanyi campursari yang kini sedang fenomenal, Didi Kempot.

Disela-sela press conference 30 tahun berkarya bertajuk ‘Ambyar tak Jogeti’ Didi Kempot tanpa sungkan berbagi  kisah bagaimana perjalanan kariernya, dari seorang pengamen jalanan (trotoar), hingga kini menjadi superstar yang di’gilai’ di negerinya sendiri.

Lelaki kelahiran Surakarta 53 tahun silam ini mengungkapkan, sebelum memasuki studio rekaman, dirinya sempat menjadi pengamen jalanan di Jakarta. Ia memilik grup bernama “Kempot”.

“Saya sempat menjadi penyanyi jalanan. Adalah Kempot, kelompok penyanyi trotoar artinya penyanyi jalanam waktu itu,” kata Didi Kempot membuka perjalanan karirnya.

Pemilik nama lengkap Dionisius Prasetyo itu mengatakan awal terjun dalam industri musik Tanah Air, hanya berbekal keyakinan yang ditamankan oleh keluarga dalam genre musik tradisional.

Dari situ akhirnya saya berpikir apa yang pernah dilakukan orangtua saya bapak dan ibu saya, saya akan terus melanjutkan,” katanya.

“Saya ngambil nyanyi-nyanyi tembang jawa, dan saya punya keyakinan suatu saat saya pasti akan bisa membangkan apa yang pernah dialami bapak dan ibu saya waktu itu,” lanjutnya.

Seperti diketahui nama Didi Kempot sendiri mulai dikenal masyarakat sebagai musisi tradisional pada tahun 1983. Kala itu, adik komedian almarhum Mamiek Prakoso ini baru menciptakan lagu berjudul “Cidro” yang sukses hingga ke benua Eropa. Bahkan lagu tersebut digemari generasi milenial saat ini.

“Cidro’ itu di Indonesia waktu itu kurang terkenal. Ternyata ada turis dari Suriname ke Indonesia dan kebetulan dia domisili di Netherland di Belanda.  Di sana diputar di salah satu stadiun radio di Amsterdam di radio bahasa Jawa,” pungkasnya.

Related posts

Artis Camel Petir Beri Klarifikasi soal Santunan Anak Yatim yang Dilaporkan ke Bawaslu Bogor

JournalReportase

Machi Achmad Dan Adam Deni Apresiasi Polri Dan Media terkait kasus JRX

journalreportase

Diale, Metamorfosa Diah Ayu Lestari Bersamaan Dengan Hadirnya “Mata Bicara” dan “Paradise”

journalreportase

Leave a Comment