Journal Reportase
Seleb

Dibawah Payung PMP, Pay Berevolusi Bersama Siska Salman feat Bobby Nyoe Lewat ‘Cinta oh Cinta’

journalreportase.com, Penantian selama 10 tahun itu ternyata berbuah manis, persis seperti apa yang diharapkan. Setidaknya demikianlah luapan perasaan yang sedang dirasakan oleh Siska Salman. Pengakuan itu diungkapkan Siska di SalloInya, Tebet, Jakarta Selatan, saat merilis singlenya bertajuk ‘Cinta oh Cinta’.

“Penantian 10 tahun itu seperti mimpi, bangga dan bahagia. Ini juga menandai it’s a new chapternya Pay Burman. Aku dan Bobby menjadi artis pertama di tahun 2020 yang di produce sama Pay,” Jelas Siska.

Lagu ‘Cinta oh Cinta’ sendiri dituliskan Pay Burman bersama Siska Salman. Untuk single terbarunya ini, kemudian Siska mengajak Bobby Nyoe untuk berkolaborasi. Seperti diketahui Bobby sendiri adalah seorang penyanyi Reggae asal Bali, yang sudah tidak asing lagi di kalangan musik Reggae Bali.

“Lagu ini fresh, untuk situasi sekarang ini. Saya belum menemukan lagu yang seperti ini, ngajak goyang, sing a long. Pokoknya sesuatu yang baru, makanya aku pede banget. Good feeling, semoga energi dari lagu ini bisa tersampaikan dengan baik,” beber Siska.

“Lirik lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang sudah cukup lama menjomblo dan berharap akan hadir sosok pujaan hati,” sambung Siska.

Kejeniusan Pay dalam meracik lirik dan nada juga teruji di lagu ini. Pay seolah paham betul dengan situasi atmosfir musik tanah air yang sedang ‘hampa’ seperti sekarang ini.

Jika didengarkan dengan seksama lagu Cinta Oh Cinta jelas memiliki keunikan tersendiri. Terlihat ide Pay dalam menggabungkan nuansa Melayu yang didendangkan dengan cengkok ala Siska dengan style Reggae dan membalutnya dengan musik yang Catchy.

“Ide lagu? Dasarnya dari mood, tadinya mau buat musik yang elektronik tapi yang gak dance juga. Dicoba dinyanyikan sama Siska yang berproses secara spontan. Kemudian gue juga suka cari nada yang agak ngelawan keluar dari koridor. Jadilah musiknya seperti ini hybrid gitu gue nyebutnya,” terang Pay yang juga diketahui sebagai pencipta dari theme song Asean Games 2018 dari lagu Yo Ayo yang sukses dibawakan Via Vallen.

“Secara pribadi gue terbuka banget dengan generasi baru, rasanya kayak di recharge. Yang jelas gue bermusik gak pernah merasa puas. Sebab musik bukan sekadar main tapi pola pikir. Disini bersama Siska, gue berevolusi, bagaimana itu lahir, gue gak tahu tapi itulah proses yang gue alami. Sekarang bagaimana musik itu bisa masuk disetiap momen yang ada tanpa mengesampingkan sisi komersilnya, tapi juga harus tetap ada sisi tanggung jawabnya ke pendengar. Jadi gak asal sekadar buat musik,” lanjut Pay.

Single Cinta oh Cinta ini sendiri dirilis dibawah naungan label baru Pabrik Musik Pay (PMP), dan di distribusikan oleh Aquarius Musikindo.

Seperti diketahui Siska Salman, sebelumnya adalah vocalis band pop rock “Cannonball” yang sudah mengeluarkan beberapa single (Mengalah, Kutandai, dan Bukan Cinderella). Siska juga pemah menjadi runner up dalam ajang pencarian bakat Reinkarnasi Indosiar di tahun 2006.

Kendati sempat vakum bernyanyi selama 2 tahun (2013-2015), Siska tetap berkarya sebagai songwriter sampai sekarang, diantaranya Te Amo Mi Amor – Ajay (OST One Fine Day), Vamos De Fiesta Ajay (OST One Fine Day), Make Your Day – Maxime Bouttier (OST The Perfect Husband), Kehabisan Kata -Nowela, Cinta Kita Beda – Kevin Lim fear. No sela, Dengarkan Aku – Maria Calista, Takdir Manusia – Raffi Akhmad & Nagina Slavina (OST Rafathar), Terimakasih- Mario G Klau Imaji Sunyi – Karina Salim (OST Salawaku), Theme Song Sitkom Ogah Rugi dan masih banyak lagi.

Usai ngeband Siska Salman memang memutuskan untuk bersolo karir dan sudah mengeluarkan sejumlah single, beberapa diantaranya menjadi Original Soundtrack (It’s Magic Hour OST Magic Hour The Sen’es, You Are My Magic Hour OST Magic Hour The Series, Still Be Here OST Magic Hour The Series 2, Rock With You CST The Perfect Husband, Kerinduan, Bismillah I Pray, Ampuni Aku).

Related posts

Kembalikan Mahar Bella Luna Kasih Bonus ke Nana

JournalReportase

Prediksi KI PRANA LEWU Tentang Suhu Politik Tahun 2017

JournalReportase

Film Moonrise Over Egypt, Kisah Perjuangan Diplomatik Agus Salim Lewat Sentimen ke Islaman

JournalReportase

Leave a Comment