Journal Reportase
Nasional

Berkunjung Ke Rumah Satpam, Dirbin Potmas Baharkam Polri : Muliakan Satpam dan Perlu Perhatian Pemerintah

JOURNALREPORTASE,-BATAM,-Ada kesan di tengah kehidupan masyarakat menjadi pekerja sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) adalah suatau pekerjaan yang tak mengenakan dan sangat “rendah”.

Padahal jika dilihat dan dirasakan bahwa pekerjaan seorang satpam sangat berat dan mulia, namun tidak sebanding dari apa yang diterimanya.”Kemudian jika kita menelusuri pekerjaan Satpam lebih jauh lagi, sangat membantu dan meringankan beban bagi banyak orang apapun profesinya. Jadi perlu perhatian Pemerintah,”demikian disampaikan Direktur Bin Potmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Ricky F. Wakanno, saat mengunjungi (Anjangsana) ke salah satu rumah seorang anggota Satpam Tukatnianto yang bekerja dari BUJP PT Siaga Jaya yang tinggal disebuah rumah liar (Ruli), di Kampung Nanas, Batam Centre, Kepri, dipenghujung bulan kemarin, tepatnya pada Rabu tanggal 31 Juli.

Dirbinpotmas Polri, Brigjen Pol. Ricky Wakanno menyerahkan tali asih dan bantuan santunan kepada Satpam Tukatnianto, di Batam. (Foto dok).

Kepedulian dan keprihatian Ricky Wakanno saat melihat langsung kondisi kehidupan satpam Tukatnianto dalam kesehariannya, di mana rumah untuk dia berteduh bersama dua anak dan istrinya.”Rumahnya untuk mereka tinggal memprihatinkan, terbuat dari papan bekas palet berukuran 6 x 8 meter tersebut terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi plus toilet. Kemudian, ada teras yang disampingnya terdapat sebuah kandang ayam dan setapak jalan tanah menuju rumah,”ungkap Ricky.

Melihat kondisi rumah liar berbatasan langsung tebing setinggi 7 meter itu tampaknya sudah cukup tua dan sangat rapuh jika diterpa angin yang datang dari bawah tebing tersebut.”Saya khawatir melihat kondisi rumahnya yang setiap saat akan mengancam keselamatannya. Rumahnya akan sangat mudah rapuh jika datang angin kencang. Sementara di dalam rumah papan beratap getah tersebut terdapat istri bersama 2 orang anaknya,”terang Ricky.

Melihat kenyataan yang ditemuinya, Ia sangat terharu dan prihatin terhadap seorang Satpam yang sudah bekerja selama 8 tahun di sebuah perusahaan swasta di Batam. Namun didalam kehidupannya sangat memprihatinkan dengan kerja mengemban tugas sebagai pengamanan sebuah perusahaan.

“Satpam ini adalah perpanjangan tangan tugas Polri yang tugas Kepolisian terbatas dilingkungan Kerjanya. Maka, keberadaanya dan pembinaannya lansung di bawah aparatur Kepolisian Negara, sebagaimana tertuang di Perkap Polri Nomor 25 Tahun 2007,”ungkap Brigjen Pol Ricky, Kamis (01/08) kemaren, saat melakukan audit BUJP (tugas rutin Kepolisian) ke perusahaan penyedia tenaga pengamanan, atau Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), sasaran berikutnya ke User (Pengguna) serta melakukan kegiatan anjangsana ke rumah seorang Satpam di Batam.

Dari itu, sebut Ricky bahwa Satpam itu merupakan sebuah profesi seseorang dalam bekerja, sehingga dia harus atau wajib berkopetensi dengan sebuah sertifikasi sebagaimana Perkap Polri tersebut.

“Sebagai Direktur Bin Potmas Baharkam Polri saya ditugaskan oleh Pak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk bisa melakukan pembenahan Persatpaman di Indonesia mulai dari Administrasi sampai Operasional penggunaan oleh Perusahaan-Perusahaan yang ada di 34 Polda dibawah Tanggung jawab 8 Asosiasi yang saling berkaitan,”terangnya.

Sehingga, katanya, awal dari keberadaan Industry Security di wilayah dilakukan sebuah kegiatan Audit terhadap BUJP dan pendalaman kepada User/Pengguna, serta melakukan Anjangsana ke beberapa anggota Satpam dibeberapa kota di Indonesia sebagai langkah Pemuliaan Satpam.

Ricky F Wakanno yang pernah menjabat Karo Binamitra dan Dirbinmas Polda Kepri 2008 – 2011 memang banyak dikenaldengan tugas pekerjaan yang membekas dihati Masyarakat Kepri.

Lanjut dituturkannya, dalam Pemuliaan Satpam suatu langkah srategi Kapolri dengan melakukan anjangsana untuk melihat kehidupan anggota Satpam yang bekerja di Perusahaan, Organisasi, K/L 24 Jam yang penuh Resiko dalam memgamankan Aset-aset tempat ia bekerja.

Kunjungannya ke rumah Satpam Tukatnianto tanpa didampingi istri dan anaknya yang sedang bekerja dan sekolah ini. Istrinya diketahui selain sebagai Ibu Rumah Tangga juga membantu suaminya dengan bekerja sebagai tukang ojek.

Kemudian Tukatnianto terdaftar sebagaiĀ  satpam dengan memiliki ijasah Kompetensi Gada Pratama dan Gada Madya. Namun, belum tersertifikasi secara legal.

Dalam perjalanan berkunjung ke rumah Satpam Tukatnianto, Dirbinpotmas Polri, Brigjen Ricky Wakanno didampingi Tim Audit BUJP, Akbp Sutan Ginting, Akbp Heru Pramukarno, KP Hadi dan Iptu Rully, Kasubdit Satpam/Polsus Akbp Rudi S Idris dan Chief Security PT Siaga Jaya Yahya, Ketua RW, Riswanto dan Ketua RT, Bidner.

Kehadiran Ricky selain melakukan Komunikasi juga menyerahkan Tali Asih berupa pakaian dan Sepatu Satpam dan santunan.

Suasana haru pun muncul saat terlihat dari suara, mimik muka, mata yang mengeluarkan air mata dan memeluk Dirbinpotmas.

Satpam Tukatnianto mengucapkan terima kasih. “Saya kaget dan bangga dikunjungi Pak Polisi berpangkat Jenderal, pembina Satpam Indonesia dan duduk bersama dengan minum air putih Aqua saja. Semoga Bapak Jenderal selalu diberikan berkah dan umur panjang dan sukses dalam memuliakan kami sebagai Satpam,”ucap Tukatnianto haru.

Related posts

Kapolres Bersama Dandim Kawal Kotak Suara Dari PPK Ke Gudang KPUD Lumajang

JournalReportase

Diadukan ke KPK, Begini Kronologi Sengketa Tambang Batubara di Kalteng

Danang journalreportase

Pedang Pora Iringi Prosesi Sertijab dan Pengantar Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang, Plt Ujo Sujoto : Kita Jaga Prestasi yang Telah Diraih

JournalReportase

Leave a Comment