Journal Reportase
Otonomi Daerah

Kapolres Arsal : Jika Dibiarkan Abrasi Semakin Parah

JOURNALREPORTASE-LUMAJANG- Hujan lebat beberapa hari lalu membuat aliran air sungai semakin deras, gelombang laut yg tinggi menabrak aliran sungai dan menyebabkan pengikisan yang melebar di kanan kiri wilayah pantai Tegalbanteng Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari Kab Lumajang.

Hari Jumat, 18 Januari 2019 telah terjadi Abrasi Bibir Pantai Tegalbanteng ikut Rt 17 Rw 05 Dsn Tegalbanteng Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari.kab. lumajang mengakibatkan tanah milik warga di sepanjang pantai tegalbanteng tergerus gelombang air laut dengan luas daratan yang tergerus +/- 30 meter di sepanjang bibir pantai +/- 300 meter.
Beberapa minggu lalu dibagian Timur Dsn Tegalbanteng yaitu di TPI Desa Bulurejo juga mengalami Abrasi yang cukup parah sehingga menyebabkan beberapa bangunan roboh dan membuat beberapa masyarakat merugi karena bangunan yang didirikan di pinggir pantai roboh tergerus Abrasi.

“Data dari BMKG potensi bencana akibat cuaca buruk di pantai masih sangat tinggi, khususnya di empat lokasi wisata pantai, seperti Wisata Pantai Wotgalih, Wisata Pantai Dampar, Wisata Pantai Bambang, dan Wisata Pantai TPI,” ucap Wawan Hadi Siswoyo, Petugas BPBD Lumajang

“Police line sudah dipasang untuk penanda batas aman dari laut ke bibir pantai, banner peringatan juga sudah dibuatkan guna menginformasikan bahaya apa saja yg kapan saja dapat terjadi.”terang Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Pasalnya menurut Arsal, jika dibiarkan dan tidak ada langkah langkah antisipasi yang signifikan, mengatasi hal tersebut, maka abrasi akan semakin parah bahkan hanya dalam kurun waktu 2 tahun efek abrasi dapat mencapai 300 meter. Bahkan kemarin, terangnya, abrasi bertambah sejauh kurang lebih 30 M, tercatat sudah 330 M wilayah yang terkena abrasi dari 2015 hingga saat ini.
Oleh karena, tambah Arsal pencegahan pencegahan segera dilakukan untuk menanggulangi kerusakan alam tersebut. “Sudah tugas kita menjaga dan melestarikan alam, alam akan semakin marah jika kita hanya memanfaatkannya tanpa menjaga dan merawatnya,”tandas Arsal.

Related posts

Beacukai Madura Sita Ribuan Bungkus Rokok Ilegal dari Pasar Galis dan Labang Bangkalan

JournalReportase

Pangdam XII/Tpr Terima Sertifikat Dari BPN Prov. Kalbar

JournalReportase

Satgas Yonif PR 328 Kostrad Buka Perpustakaan Keliling

JournalReportase

Leave a Comment