Journal Reportase
News

Jelang 1 Abad Sumpah Pemuda, Pemira Galang 88 Entitas dan Siapkan Manifesto 2026-2045

JAKARTA – Pemuda Indonesia Raya (Pemira) menyiapkan konsolidasi lintas organisasi pemuda, mahasiswa, profesi, agama, dan golongan menjelang satu abad Sumpah Pemuda. Konsolidasi yang rencananya digelar pada 8 Oktober 2026 itu disebut akan melibatkan 88 entitas atau kelompok pemuda.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers Pemira di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam, 1 Oktober 2026. Forum itu mengangkat tema “Menuju 1 Abad Sumpah Pemuda, Konsolidasi Kekuatan Aktivis, Pemuda Lintas Profesi, Agama dan Golongan, Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua Umum KM HDI periode 2023-2025, Darmawan, mengatakan konsolidasi tersebut digagas untuk menyatukan energi dan gagasan kelompok pemuda menjelang momentum satu abad Sumpah Pemuda. Ia menyebut semangat tersebut terinspirasi dari proses konsolidasi pemuda pada 1928.

“Berangkat dari semangat itu malam hari ini kami berkumpul di sini bersama dengan teman-teman dari berbagai lintas organisasi untuk menyatukan energi, semangat dan pikiran kita,” ujar Darmawan.

Ketua Umum PB Serikat Mahasiswa Muslimin periode 2018-2026, Bintang Wahyu Saputra, mengatakan konsolidasi Pemira akan diarahkan untuk menyusun Manifesto Pemuda 2026-2045. Manifesto itu, menurut dia, akan memuat pandangan pemuda mengenai kondisi kebangsaan dan menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Jika Sumpah Pemuda 1928 menyatukan kesadaran kita sebagai satu bangsa, maka konsolidasi menuju satu abad Sumpah Pemuda harus menyatukan cita-cita kita tentang Indonesia yang hendak dibangun,” ujar Bintang.

Bintang bilang forum tersebut akan melibatkan 88 entitas atau kelompok yang diharapkan menyampaikan pandangan masing-masing mengenai persoalan kebangsaan, keindonesiaan, dan perkembangan dunia. Ia juga mengatakan kelompoknya akan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sembari menyiapkan masukan yang menurut mereka akan disampaikan melalui Manifesto Pemuda.

“Kami akan mengawal pemerintahan Prabowo,” ucap Bintang.

Dalam konferensi pers itu, Bintang juga menyampaikan rencana yang lebih jauh terkait keterlibatan anak muda dalam politik. Ia mengatakan konsolidasi tersebut akan membahas kemungkinan migrasi anak-anak muda yang selama ini berada di luar partai politik untuk masuk ke dalam partai.

“Tujuan akhirnya adalah akan terjadi migrasi massal kepada anak-anak muda dari nonpartai menjadi partai dan untuk hasil akhirnya akan dibahas pada tanggal 8 Oktober nanti,” bebernya.

Rencana konsolidasi pada 8 Oktober 2026 itu disebut akan berlangsung di Gedung Sumpah Pemuda, dengan jumlah peserta yang ditargetkan berasal dari 88 entitas. Pemira menyatakan agenda tersebut akan menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan masukan pemuda kepada pemerintah, parlemen, serta masyarakat luas.

Related posts

Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina, FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah

redaksi JournalReportase

Misteri Hilangnya Baliho Calon Legislatif Hillary Brigitta Lasut Terjawab

redaksi JournalReportase

Dari Kasus Munir Hingga Isu Papua, Diskusi PMKRI Jakpus Soroti Jejak Impunitas Negara

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»