Journal Reportase
Polri

Pengamanan Humanis May Day, Polda Metro Siagakan 6.678 Personel Gabungan

JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono memimpin apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Jumat (1/5).

Sebanyak 6.678 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Dalam arahannya, Dekananto menegaskan bahwa peringatan May Day di Jakarta mencakup kegiatan di Monas serta aksi penyampaian aspirasi di DPR/MPR.

Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas.
“Seluruh rangkaian harus berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan pendekatan humanis serta persuasif,” ujarnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum menjadi langkah terakhir. Personel diwajibkan bertindak sesuai prosedur operasional standar (SOP), menjaga formasi, tidak bertindak sendiri, serta dilarang membawa senjata api.”Penggunaan kekuatan hanya dilakukan atas perintah pimpinan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan komposisi personel gabungan terdiri dari 4.633 anggota Polri, 1.050 personel TNI, 95 dari Pemprov DKI Jakarta, 400 petugas pengamanan dalam (pamdal), serta 500 unsur masyarakat.

“Personel hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan rekan-rekan buruh dengan pendekatan humanis,” katanya.

Budi menyebut jumlah massa yang akan mengikuti aksi diperkirakan sekitar 5.000 orang. Perwakilan buruh juga dijadwalkan akan diterima oleh DPR RI. Selain di DPR/MPR, kegiatan juga berlangsung di Monas dan kawasan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta.

“Pengamanan dilakukan secara persuasif dan dialogis, serta rekayasa lalu lintas bersifat situasional menyesuaikan dinamika di lapangan,” jelasnya.

Terkait arus lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa secara fungsional dan situasional, termasuk pengalihan arus di sekitar Monas, DPR/MPR RI, Disnaker DKI Jakarta, serta jalur pergerakan massa.

“Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Masyarakat kami imbau mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi resmi dari Polda Metro Jaya,” ujar Budi.

Ia juga mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.

“Kami mengajak seluruh peserta kegiatan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta. Sampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan ikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Related posts

Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas Jelang Pelaksanaan Pemilu, Polres Jakpus Bersama Kodim 0501 Patroli Skala Besar

redaksi JournalReportase

Bantu Pembinaan Anak Yatim, Serdik Sespimmen Dikgrek 62 Tahun 2022 Berbagi Kasih

redaksi JournalReportase

Resmi Menjabat Kapolres Berau, AKBP Sindhu: Mohon Doanya

redaksi JournalReportase

Leave a Comment