Jakarta – Kenaikan harga BBM menuai reaksi keras dari berbagai kalangan. Termasuk kalangan mahasiswa yang turut buka suara menyikapi isu tersebut.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umun Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Jadetabek, Akianus Wenda, dalam keterangan resminya kepada Journalreportase.com, Senin (20/4/2026).
“Meski dipicu kondisi global, dampak kenaikan BBM tetap ditanggung rakyat kecil,” kata Wenda.
Pihaknya turut mendorong pemerintah untuk mengambil langkah strategis melalui penyesuaian prioritas anggaran.
“Dalam situasi seperti ini, pemerintah perlu mempertimbangkan realokasi anggaran dari program-program yang belum mendesak untuk menutup beban kenaikan harga minyak, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Wenda.
Oleh karena itu, pemerintah diharapkan harus hadir dengan solusi konkret untuk stabilitas di masyarakat.
“Dan respons cepat agar stabilitas ekonomi masyarakat tidak semakin tertekan,” tandasnya.
