Jakarta – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI pada Kamis (26/3/2026) siang.
Adapun dalam aksi tersebut, tuntutan mereka terkait menyikapi dinamika peran Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua.
“Saya ingin menyampaikan kalo merasa papua bagian dari Indonesia tolong dengarkan keluh kesah kami, ayolah kita bicara baik-baik,” kata orator aksi.
Ditegaskan bahwa MRP harus berdiri tegak sebagai pelindung hak-hak dasar masyarakat adat baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.
“Kami menuntut agar setiap kebijakan yang menyangkut Papua wajib melibatkan MRP secara aktif, bukan hanya sebagai pelengkap,” ujarnya.
“Hari ini seluruh rakyat papua merasakan ketidakadilan yang kesekian kali,” tambah dia.
Selama ini mereka yang dipercaya untuk memimpin di Papua malah menyiksa orang-orang Papua.
“MRP agar menjalankan tugas,hari ini kita meminta agar MRP dibubarkan, karena tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Pemerintah pusat juga jangan semena-mena, pemerintah pusat agar mencopot pimpinan MRP. Kami meminta agar BPK agar memeriksa keuangan mereka dan juga kinerjanya,” pungkasnya.
