BOGOR-JOURNALREPORTASE- Ratusan Warga Kampung Cakrayuda, Desa Cibodas Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor menyambut gembira melihat akses jalan diwilayahnya yang rusak bertahun – tahun kini mulai dibangun, Sabtu (4/10/2025).
Tak pelak kegemberiaan warga sejak pagi terasa berbeda. Mereka antusias keluar rumah bergotong royong membantu membangun jalan yang rusak hampir 8 tahun lamanya.
Menurut warga ada sosok perempuan muda yang memberikan perhatian dan peduli memperbaiki jalan dengan mengeluarkan uang pribadinya .
Pembangunan jalan sepanjang ini di inisiasi oleh seorang selebgram Tiktok dan Instagram Yakni Lady HDR.
Hal ini dilakukan olehnya semata untuk membantu warga yang mengeluh karena sering terjatuh saat turun hujan karena jalan yang licin.
“Jadi ada banyak keluhan warga yang sering terjatuh dan mengadu kepada saya. Akhirnya saya bersama keluarga dan warga desa bahu membahu untuk membangun jalan ini dengan dana swadaya,” kata Lady dalam keterangannya.
Lady mengatakan, jalan yang dibangun merupakan jalan utama Warga Desa Cakrayuda dengan lebar jalan 3 meter dan sepanjang 210 meter.
“Pembangunan ini adalah tahap awal, usai jalan utama nanti akan kita bangun lagi jalan alternatifnya,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama Rifki Kurniawan yang menjadi pencetus pembangunan ini mengatakan jika nantinya perbaikan jalan akan menggunakan hot mix.
“Jadi sepanjang jalan ini akan kita hot mix, sehingga 820 warga yang ada disini tentunya akan bahagia dengan jalanan baru ini,” jelas Rifki.
Ditanyakan perihal total dana yang dikeluarkan untuk pengaspalan jalan tersebut Rifki enggan menyebutkan. “Kita gak buat RAB ya jadi total yang dikeluarkan kita gak tau. Tapi yang pasti apa yang dibutuhkan untuk pembangunan ini, kita siapkan,” tegasnya.
Salah satu warga yang berdampak dengan pembangunan ini, Aziz menyatakan hampir seluruh warga senang akan pengaspalan yang akan dilakukan ini.
“Terimakasih kepada Ibu Hajah Lady dan Pak Rifki yang memberikan perhatian kepada warga desa Cakrayuda,” katanya.
Lebih lanjut dia menuturkan jika sebelumnya warga desa sudah mengadukan perihal jalan kepada lurah atau kepala desa. Namun hal itu tidak pernah digubris.
“Sudah capek kami mengadu kepada kepala desa dan lurah, tapi tak digubris. Hingga akhirnya kami mengadukan hal ini kepada Hajah Lady dan akhirnya langsung diiyakan,” tutupnya.
