Journal Reportase
Breaking News

Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Polda Metro Optimalkan Etle dan Manual Dengan 11 Sasaran

JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Polda Metro Jaya kembali menggelar apel pasukan operasi Kepolisian Kewilayahan bertajuk. “Keselamatan Jaya 2024”.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto mewakili Kapolda Metro Irjen Pol. Karyoto memimpin apel pasukan  yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu, pagi (2/3/24),

Hadir dalam apel tersebut dari  Perwakilan Kadishub DKI Jakarta, Kasdam Jaya Jayakarta Brigjen TNI Tatang Subarna, Perwakilan dari Danpom Lantamal III, perwakilan dari Danpom Koopsud I, perwakilan Dirut PT Jasa Raharja Persero tbk dan perwakilan Dirut PT Jasa Marga Persero tbk, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Pejabat Utama TNI, Kapolres Jajaran Polda Metro Jaya dan stakeholder lainnya.

Dalam arahannya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas apalagi jika sampai merenggut nyawa seseorang.

Salah satu dari penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas yang dipicu dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi atau human error.

Suyudi mengatakan, untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas kunci utama, yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik di masyarakat.

“Salah satu bentuk kepedulian Polda Metro Jaya beserta jajaran dan instansi terkait dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan operasi Kepolisian Keselamatan Jaya tahun 2024 yang akan berlangsung selama 14 hari dari tanggal 4 Maret sampai 17 Maret 2024,” terang Suyudi.

Sementara, personel yang dilibatkan dalam operasi keselamatan jaya, sebanyak 2.939 personil yang terdiri dari 2.659 personil Polri, 80 personil TNI, 30 personil Dinas Perhubungan dan 30 personil dari Satpol-PP.

Suyudi mengatakan Operasi Keselamatan Jaya 2024 ini merupakan jenis operasi Harkamtibmas di bidang lalu lintas yang mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis yang didukung dengan penegakkan hukum secara elektronik baik statis maupun mobile dan teguran simpatik dalam rangka mewujudkan Kamselticarlantas yang bertujuan guna meraih simpati masyarakat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk upaya menciptakan kondisi Kamsetibcarlantas menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan disiplin dalam berlalu lintas serta angka kecelakaan pada bulan Ramadan dapat berkurang,” ujar Suyudi.

Lebih lanjut Suyudi menegaskan, kegiatan ini mengedepankan upaya-upaya edukasi, preemtif, preventif, dan juga penegak hukum dengan cara mengoptimalkan Etle atau tilang secara elektronik, dan juga secara manual dengan 11 sasaran, diantaranya yaitu melawan arus, pengguna alkohol pada saat mengendara, tidak menggunakan seat belt (sabuk pengaman), tidak menggunaan helm, pengguna sirine strobo yang secara liar, overload over dimensi (ODOL) dan juga beberapa pelanggaran lainnya.

“Kami mohon dukungan dari segenap masyarakat khususnya di Jakarta agar dapat menghargai petugas kami di lapangan, dapat bekerja sama dan berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terutama dalam hal berlalu lintas,” tutup Suyudi.

Related posts

Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Lantas, Kapolres Metro Bekasi Sampaikan Jabatan Adalah Amanah dan Kepercayaan Pimpinan Yang Harus di Emban Dengan Baik dan Bertanggung Jawab

JournalReportase

Masih Ada Kesenjangan Pelayanan Kesehatan Terutama Bagi Peserta BPJS

JournalReportase

Wakajagung Sebut Reformasi Birokrasi Satker Pidsus Berjalan Baik

JournalReportase

Leave a Comment