JAKARTA, JOURNALREPORTASE – Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok pemerhati pendidikan, guru dan perwakilan orang tua murid dari berbagai lembaga pendidikan menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (21/9).
Aksi damai ini berkaitan dengan dugaan kriminalisasi terhadap S, seorang guru yang dilaporkan orang tua murid yang anaknya diajar olehnya. Massa aksi damai ini mengecam tindakan sewenang-wenang yang diduga dilakukan aparat penegak hukum dalam kasus ini dan mengakibatkan dugaan kriminalisasi serius terhadap seorang guru yang merupakan elemen penting dalam pendidikan generasi penerus bangsa.
Dalam aksi yang menandakan komitmen melindungi integritas dan martabat pendidik di Indonesia ini, massa juga melakukan long march saat menuju kantor Kejari Jakbar dengan pengawalan sejumlah petugas kepolisian.
Dalam orasinya, peserta aksi meminta Kepala Kejari Jakbar melakukan penyelidikan yang lebih mendalam dan adil dalam kasus guru S ini.
“Guru S ini telah berhasil mendidik banyak siswa yang mencapai prestasi luar biasa dalam bidang Fisika dan Matematika, bahkan sampai ke tingkat Olimpiade. Kami menyayangkan kasus ini telah terjadi, mengingat guru S telah mencetak murid-murid berprestasi,” ujar koordinator aksi, Samuti di sela aksi damai ini.
Di kantor Kejari Jakbar, sejumlah perwakilan aksi ini diterima Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum), Sunarto guna menyampaikan aspirasi. my
