Journal Reportase
Breaking News

Ibu Kandung Pembunuh Bayinya Ternyata Belum Menikah

MAJALENGKA- JOURNALREPORTASE- Sat Rekrim Polres Majalengka Polda Jabar mengamankan Seorang Ibu berinisial DSA (19) pelaku pembunuhan terhadap anak kandungannya.

Ironisnya lagi DSA begitu tega membuang anak nya yang masih bayi itu ke sebuah Tempat Sampah yang berada di Dalam Toilet Pabrik atau Toilet Perempuan Gedung Produksi A3 PT Shoetown Ligung Indonesia (SLI), Desa Buntu Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, Senin (31/10).

Temuan sosok bayi yang sudah meninggal dunia dan sempat mengegerkan karyawan yang berkerja di PT SLI, Satreskrim Polres Majalengka dan Polsek setempat menuju tempak lokasi peristiwa (TKP), setelah olah TKP dan mengatahui dugaan siapa pelaku, bergerak cepat mengamankan pelaku.

“Polisi langsung bergerak, setelah mengetahui Kejadian tersebut dan berhasil mengamankan Ibu Kandung Bayi yang diketahui berinisial DSA warga Desa Sukawera Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka,”ungkap Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Para Kanit Reskrim Polres Majalengka dan Kasubsi PIDM Sie Humas, Selasa (1/11/2022).

” Diketahui Pelaku DSA merupakan Karyawan PT SLI
dan dari hasil keterangan memang betul telah melahirkan di toilet tersebut, dan sesudah melahirkan DSA memasukin bayinya ke tong dalam sampah selanjutnya mengairi bayinya dengan air,”lanjut Edwin.

Edwin mengatakan, kuat dugaan DSA merupakan pelaku yang membunuh bayi kandungnya dengan cara memasukan bayi tersebut kedalam sebuah tempat sampah yang ada di dalam toilet PT SLI.” Posisi kepala bayi yang tak berdosa ini berada dibawah dan kemudian tempat sampah di isi dengan air sehingga diduga menyebabkan bayi tersebut meninggal dunia,”terang Edwin

Edwin menjelaskan, Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan dilapangan bayi tersebut diketemukan dalam kondusi tidak bernyawa.

Dari pemeriksaan Pelaku DSA, terang Edwin bahwa belum menikah kemudian sudah mengandung selama sembilan bulan namun pelaku takut kalau keluarganya mengetahui bahwa sudah mengandung dan mempunyai anak.

“Kita akan kembangkan kasus ini, namun kondisi pelaku DSA kurang baik dan sekarang masih dirawat di Rumah Sakit tentunya asal usul bayi ini kita akan kembangkan siapa bapaknya dan Motif dari yang pelaku lakukan,” kata Edwin.

Akibat bayi tersebut meninggal dunia, pihaknya kata Edwin sudah merekomendasikan Surat permohonan Otopsi dan akan melakukan Pemeriksaan oleh saksi ahli maupun Dokter. “Otopsi dilakukan untuk mengetahui sscara pasti, penyebab kematian, berapa lama bayi tersebut meninggal atau hal hal lain pada saat dilahirkan sudah meninggal atu masih hidup,”tutup Edwin.

Related posts

Penangkapan Pelaku Curanmor, Satu Tewas Ditembak

JournalReportase

Pengadaan dan Pemasangan Peralatan Lapangan Tembak Polda Metro Jaya Telan Biaya Rp 36,7 Miliar

JournalReportase

Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres, Kapolda Metro Jaya : Segera lakukan Langkah Taktis Dilapangan Disituasi Covid-19

JournalReportase

Leave a Comment