Journal Reportase
Daerah

Warga Tanah Merah Bangkalan Menyayangkan Bangunan Pustu Rusak Parah

BANGKALAN- JOURNALREPORTASE- Warga Desa Jengkar Kecamatan Tanah merah kabupaten Bangkalan, sangat menyayangkan dengan adanya Bangunan Gedung Puskemas Pembantu (Pustu) yang sangat memprihatikan. Pasalnya gedung tersebut yang menjadi tempat sarana pelayanan kesehatan masyarakat sekitar, tak lagi layak bahkan dikhawatirkan jika dibiarkan akan berpotensi munculnya masalah baru.

Aktivitis FAAM (Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat) yang menerima keluhan masyarakat langsung bergerak menemui Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bangkalan guna mempertanyakan perihal Kondisi Pustu yang Rusak dan tidak layak sebagai tempat pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Untuk tahun yang lalu Anggaran nya sudah ada, Namun dialokasikan ke yang lain. Untuk tahun ini dan untuk tahun yang akan datang tidak ada anggaran untuk perbaikan Pustu tersebut,” ucap Kadis Kesehatan Kab. Bangkalan Yoyok saat ditemui Aktivis FAAM di Kantor Dinas Kesehatan, Selasa (25/10/2022)

Untuk diketahui Pustu merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja Puskesmas, menurut Faam seharusnya diberikan perhatian khusus untuk bagaimana bangunan gedung tersebut menjadi layak pakai.

Alokasi anggaran yang seharusnya diperuntukan untuk Pustu yang rusak parah malah justru digeser ke yang lain. ” Jadi ada kesan adanya pembiaran terhadap gedung Pustu tersebut,” ujar Ketua Aktivis FAAM, Mohammad Taufik dalam keterangan pers, Kamis (27/10/2022).

Apalagi, kata Taufik, hal yang sedemikian ini banyak ditemukan di kabupaten Bangkalan. ” Jadi seharusnya, pernyataan seperti itu tidak pantas keluar dari mulut kepala dinas kesehatan kabupaten Bangkalan. Kami selaku kontrol sosial masyarakat, hanya ingin agar pelayanan kesehatan terus berjalan tanpa adnya rasa takut bagi masyarakat,”tukasnya

Melihat kondisi bangunan rusak parah, masyarakat sekitar khawatir untuk berobat ke puskesmas Pembantu (PUSTU) tersebut karena takut roboh ataupun di jatuhi benda-benda dari atas bangunan.” Kondisi bangunan sudah bertahun-tahun Rusak dibiarkan saja,”tandasnya (red)

Related posts

Amankan Perayaan Idul Adha, 2.148 Personil PLN Distribusi Jakarta Siap Siaga

Waspada Banjir, Babinpotmar Lanal TBA Bersama Masyarakat Bergotong Royong Bersihkan Parit

redaksi JournalReportase

Pasar Lokbin Nusa 1 Ramai Dipadati Warga, Kebersihan Pasar Tetap Terjaga

redaksi JournalReportase

Leave a Comment