BEKASI, JOURNALREPORTASE – Kondisi kritis tanggul Sungai Citarum yang berada di Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi yang sejak jauh-jauh hari telah diminta diperbaiki akhirnya ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Pasalnya, kondisi tanggul sangat memprihatinkan dan rawan jebol. Apalagi saat ini telah memasuki musim hujan. Untuk sementara diketahui unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan pihak terkait sudah memasang bambu di lokasi tersebut sebagai upaya mitigasi guna mengantisipasi banjir.
“Kami Muspika Cabangbungin meminta Plt Bupati Bekasi untuk melihat langsung tentang kondisi tanggul kritis di Desa Lenggahjaya, kami berharap dengan Plt Bupati melihat langsung tanggul yang kritis tersebut, langsung bisa action dan melakukan perbaikan, tidak nunggu jebol dulu,” kata Kapolsek Cabangbungin AKP Rabiin dalam keterangannya kepada journalreportase.com, baru-baru ini.
Akhirnya, pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Rabu (3/11/2021) sore, mendatangi lokasi tanggul tersebut dipimpin oleh Plt Bupati Bekasi Akhmad Marzuki serta sejumlah jajarannya didampingi seluruh unsur Muspika dan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Cabangbungin.
Di kesempatan itu, Plt Bupati Bekasi Akhmad Marzuki mengatakan akan memerintahkan Dinas terkait untuk melakukan perbaikan tanggul.
“Kami akan berupaya maksimal untuk menindaklanjutinya dengan segera memperbaiki tanggul tersebut,” ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, usai meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah pada Selasa 2 November 2021, Muspika Cabangbungin mendatangi bantaran Sungai Citarum.”Selanjutnya Muspika mengecek tanggul Sungai Citarum yang kritis di Desa Lenggahjaya, kami Muspika bersama 8 Kades yang ada di Kecamatan Cabangbungin sudah bersurat dan mendatangani langsung dengan dinas terkait di Kabupaten Bekasi agar segera memperbaiki tanggul Sungai Citarum yang kritis,” tandas Kapolsek Cabangbungin AKP Rabiin.
Pihaknya menegaskan mengenai hal itu juga sudah berkoordinasi lanjut dengan unsur terkait lainnya.
“Kami Muspika Cabangbungin sudah berkoordinasi dengan pihak BBWS atau Balai Besar Wilayah Sungai Citarum yang ada di Bandung dan kami sudah bertemu langsung Komandan Sektor 20 yang mengelola Sungai Citarum, karena Muspika tidak mau ada tanggul jebol di saat musim hujan tiba,” paparnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga secara swadaya bersama warga sekitar telah melakukan pemasangan bambu di lokasi tanggul Sungai Citarum yang kondisinya kritis.
“Kami juga Muspika sudah berbuat secara mandiri swadaya para Kades untuk memasang bambu diurug tanah,” jelas Rabiin. (SHT/AY)
