Journal Reportase
Polri

Irjen Ahmad Dofiri Ditunjuk Jadi Kabaintelkam, Pengamat: Harus Mampu Maksimalkan Fungsi Deteksi Dini dan Pencegahan

JAKARTA, JOURNALREPORTASE – Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menduduki jabatan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.

Hal itu sebagaiamana yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2278/X/KEP.2021 tanggal 31 Oktober 2021, pada point ke-1.

“Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si NRP 67060424 Kapolda Jabar diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaintelkam Polri,” tulis Surat Telegram tersebut, dikutip journalreportase.com, Selasa (2/11/2021).

Memandang hal tersebut, Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai langkah Kapolri sudah tepat dalam menunjuk Irjen Ahmad Dofiri sebagai Kabaintelkam.

Stanislaus menuturkan, selain mempunyai prestasi yang baik selama menempuh penugasan di Korps Bhayangkara, Dofiri juga merupakan lulusan terbaik di angkatannya ketika menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian.

“Selamat mengemban tugas baru. Intelijen, sesuai program PRESISI Polri, akan menjadi ujung tombak kepolisian, karena kata PRE dalam Presisi adalah Prediktif dan itu adalah fungsi utama dari intelijen. Pak Dofiri adalah sosok berprestasi di kepolisian, pemegang Adhi Makayasa Akpol angkatan 1989 ini tidak perlu diragukan lagi rekam jejaknya,” kata Stanislaus saat dihubungi journalreportase.com, Selasa (2/11/2021).

Namun begitu, diharapkan Dofiri mampu memaksimalkan fungsi utama dari satuan kerja intelijen Polri. Secara khusus terkait pemetaan terhadap potensi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh.

“Polisi akan menghadapi situasi yang lebih menantang, terutama dengan segala situasi termasuk dinamika politik yang tentu lebih panas menjelang 2024. Pak Dofiri harus mampu membawa Baintelkam untuk melakukan fungsi deteksi dini dan cegah dini gangguan keamanan lebih maksimal,” pungkasnya.

Diketahui, posisi Kabaintelkam saat ini dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) yakni Irjen Suntana usai Komjen Paulus Waterpauw dilantik sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Kementerian Dalam Negeri. Paulus dilantik oleh Mendagri Tito Karvanian pada Kamis 21 Oktober 2021, pagi. (SHT/AY)

Related posts

Kompolnas Rekomendasikan Atasan Polantas Polresta Bandara Soetta yang Minta Bawang ke Sopir Truk Juga Diperiksa

redaksi JournalReportase

Gelar Pekan Olahraga, Kapolri: Upaya Terus Bersama Masyarakat Jelang Hari Bhayangkara ke-80

redaksi JournalReportase

Ya Ampun! Rombongan Pemotor Terobos Tol Pulogebang, Kompolnas: Polisi Harus Segera Menindak Tegas

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»