JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon memimpin langsung pembatasan mobilitas dengan melakukan penyekatan ruas jalan pada Jum’at (16/7l), pagi
sekira Pukul 06.00 Wib.
Penyekatan dilakukan terkait pemberlakuan PPKM Darurat oleh Pemerintah guna mengurangi laju pertumbuhan virus covid-19 yang saat ini masih meningkat.
Penyekatan ruas jalan di hari ke lima Polsek Ciputat Timur Tangerang Selatan dibantu oleh unsur unsur terkait (TNI, Dishub, Satpol PP dan Damkar) dengan kekuatan personil 23 orang.
Adapun lokasi penyekatan, ungkap Kapolsek Kompol Jun Nurhaida Tampubolon di ruas jalan Pertigaan Perbatasan Sandratex Jl.Ir.H.Juanda Kel.Rempoa Kec.Ciputat Timur Kota Tangsel
” Kita lakukan penyekatan kendaraan yang masuk ke Wilayah Ciputat Timur dalam rangka pembatasan mobilitas PPKM Darurat Wilayah Tang Sel (Perbatasan Ciputat Timur – Jakarta),” terangnya.
Sementara itu, lanjut Jun Nurhaida mengatakan bahwa kendaraan yang dari Bogor melewati Pos Penyekatan dilakukan pemeriksaan identitas KTP menanyakan Keperluan serta tujuan. Dimasa PPKM Darurat pekerja yang diperbolehkan masuk adalah Sektor Esensial dan sektor Kritikal. ” Kita ijinkan masuk adalah para pekerja terkait pada esensial dan kritikal,” ujarnya.
Jun juga menuturkan untuk sosialisasi pemberlakuan PPKM Darurat kepada Warga masyarakat yang melintas dengan sarana megaphone agar taat dan disiplin 5 M, mentaati Masa PPKM Darurat guna menekan laju sebaran Covid 19..
Hasil monitoring penyekatan dan pembatasan mobilitas di hari kelima, lanjut Jun Nurhaida bahwa Volume kendaraan yang melintas dari Pukul 06.00 WIB dari arah Bogor dan Parung ke Wilkum Ciputat Timur terpantau relatif lancar dan ada penurunan Volume kendaraan.” Upaya penyekatan dilakukan secara bergantian,” tutupnya.
