JAKARTA- REPORTASE- Sudah diduga sebelumnya, bahwa peserta Munas IX Kadin PB yakni utusan – utusan Kadin Daerah dengan mudah melimpahkan dukungan mereka dari yang semula kepada Budi Utomo (penantang) kepada Eddi Ganefo (petahana).
Hal itu terlihat pada acara pemandangan umum yang berlangsung hari kedua Selasa, (15/12/20) di Manhattan Hotel, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, sejumlah pengurus Kadin daerah berkeras mau mengganti Eddi Ganefo dengan alasan tidak berhasil memberdayakan potensi di daerah.
Kebulatan tekad pengurus daerah itu disepakati dalam bentuk pernyataan tertulis yang ditandatangani bersama dan telah diserahkan kepada Oso sebagai ketua dewan pertimbangan.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan munas, Senin malam (14/12/20) Eddi Ganefo, menuturkan bahwa dirinya telah meminta kepada segenap pengurus Kadin Indonesia, baik ditingkat Pusat, maupun Provinsi, Kabupaten dan Kota, untuk membantu mempromosikan produk UMKM, melalui berbagai media, baik medsos (FB, WA, IG, Twitter, dan lain-lain) juga melalui e-commerce dan lain-lain,”
Tidak hanya itu, kata Ganefo, Kadin PB secara nyata membantu penjualan ekspor produk UMKM Bekerja sama dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI). Kata lebih Eddi lanjut, bagi pelaku UMKM yang tidak memiliki perijinan ekspor pun kami bantu. Segenap Komite Luar Negeri Kadin Indonesia diminta mencari dan membantu melakukan penjualan produk UMKM pada berbagai negara di dunia.
Menurut informasi yang berkembang di kalangan panitia munas, menanggapi keluhan para pengurus kadin daerah yang mengeritik kepemimpinan Eddi Ganefo, memunculkan serangan balik yang mempersoalkan kinerja para pengurus kadin daerah itu sendiri.
Banyak pengurus Kadin daerah yang terkenal vokal, ternyata sejak dibentuk tidak pernah berbuat apa apa di daerahnya. Bahkan hampir 50 persen, menurut informasi bahkan tidak punya kantor.
Laporan pertanggungan jawaban Eddi Ganefo sebagai Ketua Umum Kadin PB diterima secara aklamasi pada sidang hari kedua. Bahkan dia diusulkan untuk kembali menjabat lagi sebagai Ketua Umum Kadin PB masa bakti lima tahun ke depan priode 2020- 2025.
Tantangan Kadin PB ke depan sangat tidak mudah, terutama setelah adanya wabah Pandemi Covid 19. Termasuk menertibkan pengurus Kadin Daerah yang tidak punya kinerja yang baik, terutama yang tidak punya kantor.
Selama Munas Kadin PB IX berlangsung, sejumlah tokoh senior nasional Wakil Ketua Umum Kadin PB pendukung Eddi Ganefo dari “angkatan pertama” nampak bertahan selama Munas mendampingi, diantaranya Bachtiar Ujung, Zainal Bintang, Benny Pasaribu, Yocky Hutagalung. IA
