JAKARTA,- Pelaku kejahatan ekspolitasi dan asusila terhadap ratusan anak dibawa umur yang direkam dalam video berinisial FAC (65). dikabarkan melakukan tindakan percobaan bunuh diri.
FAC yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Perancis yang ditahan di Mapolda Jaya ditemukan oleh petugas patroli di dalam tahanan dalam kondis lehernya terikat dengan seutas tali kabel. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit oleh petugas, namun, nyawa FAC tidak bisa diselamatkan.
Dalam keterangan persnya,di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/7) Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh pria bule didalam tahanan saat petugas melakukan patroli penjaga tahanan. “Petugas menemukan FAC didalam tahanan dengan terikat lehernya dengan seutas kabel,” ujar Yusri.
Yusri menjelaskan FAC, pada kamis malam sudah berada didalam tahanan. Nah pada hari Minggu pukul 20:00 wib, lanjut Yusri, FAC ditemukan sudah terikat kabel. “Kabel tersebut ada diatas plafon dan cukup tinggi, jika orang biasa (fisik pendek red) tidak mungkin meraih kabel yang cukup tinggi, tetapi kabel tersebut sudah ada sebelumnya,” jelas Yusri. Menurut Kombes Yusri, FAC diduga mencoba melakukan bunuh diri.
“Dia meraih kabel lewat kamar mandi dan menggantungkan diri dengan kabel tersebut, dengan menahan beban dirinya ketembok sebagai pemberatnya,” tandas Yusri saat dilakukan rekonstruksi dengan petugas penjaga tahanan.
Sementara dilokasi yang sama, Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab mengatakan petugas melarikan FAC ke RS Polri Kramat Jati dengan melakukan perawatan dan tindakan medis. “Saat pasien dilakukan tindakan medis hingga perawatan ke ruang Intensive Care Unit (ICU). “Namun, tepat pukul 20:00 wib, FAC dinyatakan meninggal dunia, hingga hari ini masih ada diruang jenazah,” jelas Kombes Umar.
