Journal Reportase
Nasional

Zainal Bintang : Saya Tidak Yakin Bamsoet Usulkan Jabatan Presiden 3 Priode

JAKARTA,- Saat ini tengah beredar di masyarakat berita media online yang memuat adanya
pernyataan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang disebutkan mengusulkan masa jabatan presiden menjadi lima belas tahun.

Pro kontra merebak. Mayoritas menyesalkan adanya pernyataan seorang Bamsoet yang kebetulan adalah pimpinan sebuah lembaga negara.

Wartawan senior dan pengamat politik Zainal Bintang yang dihubungi media mengaku tidak percaya kalau Ketua MPR yang akrab di sapa Bamsoet pernah berkata seperti itu. Bintang yang mengenal Bamsoet sejak dia menjadi wartawan pemula 35 tahun yang lalu dan berlanjut di dalam kepengurusan partai Golkar mengatakan, Bamsoet itu orangnya sangat kritis dan teliti sebelum berucap. “Saya sudah hubungi Bamsoet langsung via wa kemarin sore, ternyata
Bamsoet membantah pernah mengucakan kata – kata seperti itu,”ujar nya menjelaskan.

Menurut Bintang, yang paling mungkin terjadi, perkataan Bamsoet yang dikutip media mengalami kekurangan di dalam penyusunan kalimatmya menjadi berita, sehingga menimbulkan salah tafsir dan heboh di publik. Ilham Bintang yang hadir sebagai petinggi PWI Pusat pada acara audiensi dengan Ketua MPR RI pada hari itu, juga dihubungi Zainal Bintang, juga menyebutkan, bahwa Bamsoet menginformasikan adanya banyak usul dan saran yang diterima Bamsoet terkait dengan adanya wacana amandemen UUD 1945.

“Apa yang diucapkan Bamsoet itupun adalah wacana yang berkembang di publik” kata Ilham Bintang yang dicontohkan Zainal Bintang.
Gonjang ganjing isu amandemen UUD 45 akhir akhir ini mengalami eskalasi perbincangan yang cukup tinggi terutama di akar rumput.

Yang banyak mendapat perhatian
publik dalam konteks amandemen tersebut setidaknya ada tiga hal. Pertama persoalan pemberlakuan kembali model GBHM (Garis Besar Haluan Negara).

Yang kedua, mengenai persoalan tata cara pemilihan presiden dan wakilnya. Yang ketiga terkait dengan masa jabatan presiden. Adalah media online “pojoksatu.id” yang menulis pada 21/11-2019, begini :
“Ketua MPR Bambang Soesatyo mewacanakan penambahan periode jabatan presiden
dari dua periode (10 tahun) menjadi tiga periode (15 tahun) atau lebih.

Hal itu dikatakan Bambang Soesatyo saat menyambut jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Rombongan itu menemui Bamsoet, sapaan akrab Bambang pada Rabu (20/11) dan dipimpin langsung Sekjen PWI Mirza Zulhadi. Rombongan tersebut turut mendampingi, Ketua Dewan Kehormatan Ilham Bintang, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mochtar, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga Zulkifli, dan Wakil Sekjen Pro Suprapto. Kepada rombongan tersebut, Bamsoet melempar wacana masa jabatan Presiden diperpanjang.

“Mungkin perlu juga pemilihan presiden diamendemen, misalnya masa jabatan bisa dilakukan untuk tiga periode,” kata Bamsoet”. Berita di media online tersebut kontan saja menyebar dan berkobar bagaikan lidah api yang menyala menyambar kemana – mana.

Akibatnya pembaca kontan memberi reaksi pro dan kontra dengan sangat keras. Namun yang paling banyak adalah mereka yang menolak pernyataan Bambang Soesatyo.

Mereka menyesalkan pernyataan itu keluar. dari mulut seorang Ketua MPR yang seharusnya bersikap hati – hati. Sambil menutup keterangannya, Bintang kembali menegaskan “dirinya tidak yakin Bamsoet berkata seperti yang terulis di media online itu”. (ziz)

Related posts

Indonesia Siap Wujudkan Dunia Ramah Anak

PPKM Pasar Jaya Klender, Danramil 06/Cakung : Warga Secepatnya di Vaksin

redaksi JournalReportase

Palsukan Tanda Tangan Jusuf Kalla, Arief Rosyid Harus Dipecat dari Komisaris Bank BSI

Danang journalreportase

Leave a Comment