Journal Reportase
Breaking NewsNasional

Songsong Kebangkitan Perekonomian Digital, 2020 Indonesia Merdeka Sinyal

JournalReportase.com, Mimpi Indonesia untuk bisa menikmati akses internet secara menyeluruh sepertinya bukan isapan jempol belaka lagi, sebab tahun 2020 Indonesia sudah dipastikan bisa menikmati akses internet tanpa hambatan, Komitmen tersebut ditunjukan Pemerintah dengan meluncurkan satelit Palapa Ring yang belum lama ini terlaksana.

Hal tersebut juga dikemukakan melalui Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif, bahwa Pemerintah terus berupaya mengatasi kendala aksesibilitas dibidang telekomunikasi dan internet, supaya bisa terkoneksi ke seluruh wilayah Indonesia.

Adapun untuk Palapa Ring Paket Barat tercatat mencapai 2.275 km. Palapa Ring Paket Tengah sepanjang 2.995 km. Kedua paket tersebut sudah selesai 100 persen. Sementara untuk Palapa Ring Paket Timur, dengan panjang 6.878 km, pengerjaannya hingga akhir tahun lalu telah mencapai 89,39 persen.

“Persoalannya, belum 100 persen desa di Indonesia belum mendapat sinyal. Di sinilah istilah merdeka sinyal lahir. Komitmen Kominfo, di Indonesia akan merdeka sinyal di tahun 2020. Sehingga pada 2020, Indonesia dipastikan merdeka sinyal. Konektivitas sinyal dipastikan harus selesai pada 2020,” sebut Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif, dalam diskusi bersama media bertajuk Menuju Indonesia Merdeka Sinyal, yang digelar Forum Merdeka Barat 9, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (10/4/2019).

Menurutnya, dengan adanya sinyal telekomunikasi dan juga internet, akan mendorong aktifitas perekonomian di desa. Serta di wilayah terpencil.

“Produktivitas di pedesaan akan meningkat. Di sana langsung 4G. Jadi kami mengembangkan program Palapa Ring itu intinya bagaimana menghadirkan sinyal yang cepat hingga ke pelosok-pelosok,” ujar Anang.

Menurutnya hal itu akan memberikan harapan baru bagi siapapun, meski di daerah terpencil sekalipun. “Sehingga, mereka yang di ujung wilayah masih tetap merasakan bagian dari NKRI. Dari sinilah muncul program Palapa Ring,” pungkasnya.

Sementara itu, dukungan untuk konektifitas sinyal di seluruh Indonesia juga datang dari pihak swasta. Yakni dari PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Menurut General Manager of Marketing PT PSN Meidiyanto Andwiputro, pihaknya membantu pemerintah, supaya merdeka sinyal.

“PT PSN operator satelit tertua di Indonesia. Sekarang ini kita sudah bisa meluncurkan satelit baru. Dengan teknologi baru. Satelit broadband. Kapasitasnya lebih besar. Kita sebutnya Satelit Nusantara Satu. PSN sudah membantu BAKTI di ratusan lokasi,” pungkasnya.

Dalam diskusi tersebut, turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9, antara lain, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian Janu Suryanto, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Aba Maulaka, dan General Manager of Marketing PT Pasifik Satelit Nusantara Meidiyanto Andwiputro.

 

Related posts

Obrak Abrik Kampung Boncos, Polisi Amankan Enam Orang Pemakai Sabu

JournalReportase

Ungkap Peredaran Narkoba, Sabu 23 Kg Dimusnahkan Polres Jakarta Pusat

JournalReportase

Forum Komunikasi Pimpinan Kota dan Masyarakat Apresiasi Kampung Merdeka Covid-19 Tamansari

JournalReportase

Leave a Comment