JOURNALREPORTASE,- LUMAJANG-. Tim Cobra Polres Lumajang berhasil melumpuhkan dua orang pelaku curanmor spesialis kendaraan yang terparkir di wilayah Lumajang-Jember. Keduanya adalah Ahmad Fatoni bin Sumat dan M Sodiqin, warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang.
Penangkapan keduanya ini tak lepas dari Tim Patroli Cobra yang selalu melaksanakan kegiatan preventif baik pagi, siang, sore dan juga malam hari. Bermula, Tim Cobra yang berpatroli di sekitaran wilayah Kecamatan Tekung (29/3/19) yang dipimpin oleh AKP Jauhar Maarif yang mencurigai kendaraan Honda Beat warna merah melintasi anggota yang sedang patroli. Kecurigaan petugas melihat kendraan tersebut melaju tidak terpasang kunci kontak, padahal kendaraan tersebut termasuk kendaraan baru.
Curiga ada kejanggalan, petugaspun mengejar dan berhasil menghentikan si pengendara. Dugaan Tim Cobra benar, kendaraan tersebut tak dilengkapi surat-surat. Pengendara hanya membekali dirinya dengan SIM C saja. Diketahui, pengendara tersebut seorang pri, Alwi Muzekki (23), warga Desa Sumberanyar Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. Saat diintrogasi petugas, Ia mengatakan kendaraan tersebut didapatnya dari meminjam teman nya yang bernama Ahmad Fatoni yang akhirnya terbongkar sebagai pelaku curanmor di 13 TKP.
Petugaspun mengamankan motor tersebut berikut sang pengendara ke Polsek Tempeh. Saat kendaraan tersebut dicek petugas, ternyata kendaraan tersebut memang telah dilaporkan korban ke Polres Jember telah hilang di wilayah Semboro. Akhirnya Tim Cobra pun mengembangkan informasi tersebut dan berhasil menangkap Ahmad Fatoni dan Muhammad Sodiqin di tempat yang berbeda.
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, mengatakan bahwa Polres Lumajang akan terus berusaha untuk merubah stigma wilayah rawan terjadi tindakan kriminalitas dengan cara melumpuhkan satu persatu para pengacau di wilayah Lumajang. “Ini sebuah keberhasilan bagi Tim Cobra Polres Lumajang, karena melalui Patroli rutin, kami dapat mengungkap pelaku curanmor 13 TKP di wilayah Lumajang-Jember,”jelas Arsal.
Namun demikian, Arsal mengatakan, kampanye menghabisi pelaku kejahatan jalanan dan kriminalitas tak akan berhenti.”Saya tegaskan kembali, peluru kami tak kan pernah habis untuk mereka yang mencoba melawan hukum” ungkapnya.
Lebih lanjut, Arsal megatakan, polisi akan terus mengembangkan kasus tersebut. “Kami tak mudah percaya dengan ucapan pelaku. Kami tengarai masih ada aksi yang mereka tutupi, atau bahkan jaringan lain yang juga belum mereka sebutkan. Secepatnya akan kami bongkar terus agar para pelaku yang masih berkeliaran segera tertangkap,”tegas Arsal.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengapresiasi tinggi kinerja dari timnya. “Meskipun patroli ini disebut kegiatan preventif, namun nyatanya patroli dari tim kami dapat menguak tabir tentang aktor dibalik curanmor di wilayah Lumajang serta Jember,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.
