Journal Reportase
Otonomi Daerah

Fogging Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Cegah DBD Di Kampung Kibay Jayapura

Fogging Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Cegah DBD Di Kampung Kibay Jayapur

JOURNALREPORTASE,-JAYAPURA,-Dalam rangka mencegah mewabahnya nyamuk Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD), Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Kostrad yang dipimpin oleh Danton Kesehatan Lettu Ckm Hamiludin bersama dengan Dinas Kesehatan Kab. Keerom melaksanakan program pencegahan penyakit Malaria di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom, Jayapura, Minggu (24/03).

Kegiatan fogging ini merupakan kali pertama dilakukan di Kampung Kibay. Selama ini sama sekali belum pernah dilakukan pencegahan penyakit Malaria dengan pengasapan/fogging.

“Ini menjadi komitmen kami dari Satgas bersama dengan Dinas Kesehatan Jayapura yang pada bulan lalu di Jayapura kami melakukan kesepakatan kerja sama dalam pencegahan penyakit Malaria,” ujar Lettu Ckm Hamiludin.

Kampung Kibay merupakan salah satu wilayah perbatasan yang endemik Malaria, menurut data yang berada di Pos Kaliasin sudah ada 21 warga yang berobat dengan keluhan Malaria.
Kepala Kampung Kibay, Charles Lumbun mengatakan bahwa selama ini belum pernah dilakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit Malaria, dan warga hanya berobat ke Pos milik Personel Satgas untuk mendapatkan obat.

“Kami sama sekali belum pernah mendapat pelayan kesehatan di kampung sini, kalo mau berobat juga jauh harus ke Pitewi sejauh 45 Km dari kita pu kampung disini,” ujar Charles. Di Kampung Kibay Jayapura

JOURNALREPORTASE,-JAYAPURA,-Dalam rangka mencegah mewabahnya nyamuk Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD), Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Kostrad yang dipimpin oleh Danton Kesehatan Lettu Ckm Hamiludin bersama dengan Dinas Kesehatan Kab. Keerom melaksanakan program pencegahan penyakit Malaria di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom, Jayapura, Minggu (24/03).

Kegiatan fogging ini merupakan kali pertama dilakukan di Kampung Kibay. Selama ini sama sekali belum pernah dilakukan pencegahan penyakit Malaria dengan pengasapan/fogging.

“Ini menjadi komitmen kami dari Satgas bersama dengan Dinas Kesehatan Jayapura yang pada bulan lalu di Jayapura kami melakukan kesepakatan kerja sama dalam pencegahan penyakit Malaria,” ujar Lettu Ckm Hamiludin.

Kampung Kibay merupakan salah satu wilayah perbatasan yang endemik Malaria, menurut data yang Fogging Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Cegah DBD Di Kampung Kibay Jayapura

JOURNALREPORTASE,-JAYAPURA,-Dalam rangka mencegah mewabahnya nyamuk Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD), Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Kostrad yang dipimpin oleh Danton Kesehatan Lettu Ckm Hamiludin bersama dengan Dinas Kesehatan Kab. Keerom melaksanakan program pencegahan penyakit Malaria di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom, Jayapura, Minggu (24/03).

Kegiatan fogging ini merupakan kali pertama dilakukan di Kampung Kibay. Selama ini sama sekali belum pernah dilakukan pencegahan penyakit Malaria dengan pengasapan/fogging.

“Ini menjadi komitmen kami dari Satgas bersama dengan Dinas Kesehatan Jayapura yang pada bulan lalu di Jayapura kami melakukan kesepakatan kerja sama dalam pencegahan penyakit Malaria,” ujar Lettu Ckm Hamiludin.

Kampung Kibay merupakan salah satu wilayah perbatasan yang endemik Malaria, menurut data yang berada di Pos Kaliasin sudah ada 21 warga yang berobat dengan keluhan Malaria.
Kepala Kampung Kibay, Charles Lumbun mengatakan bahwa selama ini belum pernah dilakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit Malaria, dan warga hanya berobat ke Pos milik Personel Satgas untuk mendapatkan obat.

“Kami sama sekali belum pernah mendapat pelayan kesehatan di kampung sini, kalo mau berobat juga jauh harus ke Pitewi sejauh 45 Km dari kita pu kampung disini,” ujar Charles. di Pos Kaliasin sudah ada 21 warga yang berobat dengan keluhan Malaria.
Kepala Kampung Kibay, Charles Lumbun mengatakan bahwa selama ini belum pernah dilakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit Malaria, dan warga hanya berobat ke Pos milik Personel Satgas untuk mendapatkan obat.

“Kami sama sekali belum pernah mendapat pelayan kesehatan di kampung sini, kalo mau berobat juga jauh harus ke Pitewi sejauh 45 Km dari kita pu kampung disini,” ujar Charles.

Related posts

Bhabinkamtibmas Polres Lumajang Terima Penghargaan Dari Kapolda

redaksi JournalReportase

Edukasi Masyarakat, Polres Pulpis Berikan Sanksi Kepada Pengendara Tak Pake Masker

redaksi JournalReportase

Puluhan Ribu Zat Kimia Perusak Saraf Generasi Muda Diungkap Sat Narkoba Polres Lumajang

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»