Journalreportase-Jakarta- Pembudayaan Olah Raga Rekreasi merupakan salah satu tema dalam kegiatan Gerakan Aksi Peduli dan Lomba Arung Jeram Ciliwung.
Kegiatan ini di pelopori oleh Kemenpora dengan kerjasama Komunitas Arung Jeram FAJI ( Federasi Arung Jeram Indonesia) DKI Jakarta, PLN Peduli, Mat Peci ( Masyarakat Peduli Ciliwung ) dan Ibu-ibu PKK Kp. Sawah Kel. Lt Agung, Kec.JagakarsaJaksel, melibatkan berbagai komunitas tergabung dalam Arung Jeram Se-jabodetabek bekerjasama dengan Mata Peci serta Faji DKI Jakarta yang diprakarsai Kemenpora dgn dukungan PLN Peduli salah satu perusahaan BUMN yg berperan aktif dalam setiap kegiatan olah raga rekreasi sungai ini sangat menyedot perhatian masyarakat rasa keingintahuan apa itu arung jeram dan kegiatan nya seperti apa.
Menanggapi kegiatan yang sangat positif Kemenpora yang diwakili Arief Nurbani Siswoyo, mengapresiasi dan penghargaan setinggi tingginya atas terselenggaranya kegiatan yang baru pertama kali diadakan di wilayah DKI khususnya mungkin di Indonesia sebagai bukti, bahwa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan kali atau sungai ( Ciliwung) sangat besar, melalui Olah Raga Rekreasi Sungai, yaitu lomba olah raga arung jeram yang unik bukan kecepatan yg dilombakan tapi banyak banyakan memungut sampah dikali/sungai adalah pemenangnya. .
Keunikan lomba arung jeram, katanya, dimana setiap peserta berlomba-lomba mengambil sampah sebanyak banyaknya.”Bukan main salut dan bangga terhadap teman teman didalam kegiatan ini kami mengapresiasi, ” imbuhnya.
Kegiatan Gerakan ini menurut Kabid Petualangan, Tantangan, dan Wisata Kemenpora dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia yang memiliki aliran sungai atau kali yang juga peduli terhadap kebersihan lingkungan khususnya di kali/sungai dan bantarannya. ” Siapa lagi yang akan peduli kalau bukan kita? tentunya pemerintah daerah akan mendukung kegiatan berbasis rekreasi sungai melalui lomba arung jeram ini patut kita acungi jempol ,” katanya.
Pemerintah melalui Kemenpora berharap kedepannya kegiatan yang diselenggarakan dan dibuat secara se sederhana mungkin namun penyelenggaraannya sukses, dan berjalan lancar.
Sebagai bukti dilihat antusias nya masyarakat dari penjuru Jabodetabek tumpah ruah di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, dan mereka melihat langsung bagaimana tim arung jeram dari berbagai klub beraksi mengumpulkan sampah yang mengotori kali. ” Kami berharap kegiatan Gerakan Aksi Peduli Bersih ke depan akan lebih semarak lagi dengan peserta yang lebih besar, ” imbuhnya.
Untuk itu Ia mengimbau kepada masyarakat mulailah peduli membuang sampah. “Jangan ke sungai karena berakibat tidak lancarnya aliran sungai ke laut yang ada banjir akan terjadi, “tandasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Faji DKI Jakarta, Bambang Rianto akrab disapa Bembi menambahkan, apa yang sudah diutarakan oleh Kabid Petualangan, tantangan, dan wisata Kemenpora bahwa kegiatan aksi peduli dan Lomba Arung Jeram akan terus digalakan dan tingkatkan ke depannya dengan peserta yang lebih besar kalau perlu di buat berskala nasional, karena ini baru pertama kali diselenggarakan kegiatan wisata rekreasi sungai melalui lomba arung jeram seperti ini. Dilomba pun bukan adu cepat melainkan adu mengpulkan sampah terbanyak di kali/sungai melalui perahu karet yang sudah disiapkan menjadi pemenangnya,” ujar Bembi kegiatan ini akan banyak diminati oleh masyarakat.
Sementara, Usman Firdaus Ketua Panpel sekaligus Mat Peci menuturkan, bahwa kegiatan utama dalam Gerakan Aksi Peduli dan Lomba Arung Jeram Ciliwung untuk mempopulerkan rekreasi yang ramah lingkungan di sekitar bantaran sungai melalui kegiatan olah raga arung jeram dengan memungut sampah yang paling banyak adalah pemenangnya.
Usman mengatakan, kegiatan ini lebih kepada lingkungan yang dikelola dengan baik, terutama sungai sebagai salah satu wadah tempat rekreasi yang ramah lingkungan dan sejuk serta nyaman bermain di aliran air sungai yang bersih akan menjadi pemandangan terindah dan tidak kalah dibanding kan rekreasi pantai sekaligus disini bisa dijadikan sarana kegiatan olah raga air seperti arung jeram,” ujarnya.
” Saya selalu Ketua Panpel dalam kegiatan ini, berharap kegiatan Gerakan Aksi Peduli dan Lomba arung jeram tidak hanya sampai disini kalau bisa terus berlanjut dengan pesertanya lebih besar lagi kita buat even seperti ini,” imbuhnya.
Peran aktif pemerintah dalam hal ini Kemenpora sangat diharapkan dukungan moriil maupun materiil. “Pastinya akan lebih semarak lagi dalam membudayakan olah raga rekreasi sungai untuk dijadikan contoh generasi kita yang akan datang,”tandasnya.
Sebagai bentuk rasa bersyukur atas kebersamaan seluruh pihak yang teelibat, sehingga acara kegiatan terbilang unik ini bisa berjalan lancar, tertib, dan aman.
Apalagi dengan adanya tenda kuliner menyajikan masakan khas dan pakaian Betawi disertai hiburan dari kota untuk kita dengan lantunan tembang kenangan Betawi kegiatan lomba arung jeram suasana semakin meriah.
Selain itu juga oleh panitia dilakukan penghijauan penanaman 100 pohon di bantaran sungai disertai pelepasan 300 ekor ikan lele oleh Kabid Petualangan, Tantangan, dan Wisata Kemenpora didampingi Ketua Faji Bembi dan Usman dari Panpel beserta jajarannya terlihat meteka kompak dan solid kebersamaannya. (untungsugianto )
