BANGKALAM-JOURNAL REPORTASE- Agen Gas elpiji bersubsidi 3 Kg marak bermunculan tanpa adanya pengawasan PT. Pertamina (Persero), sehingga kerap menjadi sarang bandit bagi para pengusaha nakal.
Dalam pelaksanaannya, agen gas elpiji yang menyuplai kebutuhan gas untuk masyarakat banyak yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hal itu dikatakan oleh salah satu tokoh muda Bangkalan, R Wahyudi Kartasasmita yang biasa di sapa Yudi, Kamis, (18/8/2022l.

Yudi menilai persoalan gas bukan lagi persoalan sekunder akan tetapi telah menjadi persoalan primer yang perlu mendapat ketegasan dari Internal Pertamina maupun dari penegak Hukum.
“Saya rasa Pertamina kurang tegas dalam mengawasi pendistribusian Gas LPG subsidi 3kg dari hasil temuan kami banyak Agen yang menjual melebihi HET, harusnya Aparat Penegak hukum juga hadir untuk menertibkan bandit-bandit ini, karena Gas merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat,”ucapnya.
(Mas ian)
