JournalReportase,-Lumajang,- Menjelang Natal yang tinggal beberapa hari lagi, Polres Lumajang terus melakukan peningkatan pengamanan di tempat-tempat ibadah umat kristiani.
Upaya ini dilakukan agar nantinya umat kristiani dapat melaksanakan Natal menjadi aman dan kondusif. Oleh karena itu, Polres dan Polsek setempat terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan pengurus Gereja-gereja setempat.
Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban, mengatakan, insiden penembakan yang terjadi di pasar Natal Strasbourg, Perancis, pada Selasa malam (11/12/2018) menjadi acuan tambahan untuk di wilayah hukum Lumajang agar nantinya umat kristiani di Lumajang yang menjalankan ibadah Natal dapat dengan tenang dan tidak terjadi hal hal yang tidak dinginkan.
Untuk diketahui, serangan di Pasar Natal, Prancis dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat
Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Sementara 11 orang lainnya terluka dengan tujuh di antaranya berada dalam kondisi serius.
Tetapi untung saja pelaku sudah ditemukan dan dijatuhi hukuman tembak mati.
Arsal menuturkan, untuk menanggulangi atau mengantisipasi hal serupa tidak terjadi Polres Lumajang, pihaknya memperketat penjagaan Gereja-gereja menjelang perayaan natal.”Baru baru ini terjadi kejadian penyerangan warga di Perancis menjelang perayaan Natal, kejadian ini termasuk penyerangan publik karena sasarannya adalah masyarakat umum.
karena itu peningkatan dan perketat keamanan dengan mempersiapkan anggota saya untuk menjaga gereja-gereja menjelang perayaan Natal di Lumajang agar kerawanan yg kemungkinan terjadi dapat dihilangkan sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dengan tenang” terang Arsal
Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Natal dirayakan dalam kebaktian malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember.
Oleh karena itu tugas anggota Polri mengamankan segala bentuk kegiatan masyarakat agar dapat berjalan kondusif.
