Journal Reportase,-Lumajang,-Bencana tanah longsor yang beberapa waktu lalu sempat menerjang desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro Kabulaten Lumajang masih menyisakan material. Di beberapa sudut desa, masih ditemukan timbunan pasir yg masih menutupi jalan, meskipun jalanan tersebut dapat diakses oleh masyarakat menggunakan kendaraan bermotor.
Menanggapi hal ini, jajaran Polres Lumajang yakni anggota Polsek Senduro bersama dengan TNI dan BPBD serta warga sekitar, Selasa siang (04/12/18) secara bergotong royong membersihkan tumpukan material tanah dan lumpur di beberapa tempat. Kegiatan pembersihan ini difokuskan mengangkat sisa sisa tanah yg masih menutupi selokan serta saluran air, sehingga tidak menyumbat dan meluber kemana mana.
Dikonfirmasi disela sela tugasnya sebagai Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhamad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan jika anggotanya siap 100 persen digerak kan jika terjadi hal yg tidak diinginkan. “Saya mendengar kalau anggota dari Polsek Senduro bergerak bersama TNI, BPBD dan warga sekitar. Kalau hari ini belum selesai, rencananya akan kami kirim bantuan dari Polres Lumajang jika memang dibutuhkan mengingat tadi pagi saya juga sudah membentuk tim satgas siaga bencana milik Polres Lumajang”tutur Arsal.
Di tempat kejadian sendiri, di Desa Ranu Pani baik yg sudah tua maupun yg masih muda saling bahu membahu bersama POLRI-TNI dan BPBD untuk menormalkan kembali wilayah yg terdampak tanah longsor. “Sejak kemarin malam kami sebenarnya sudah membersihkan area sini. Tapi tadi pagi alhamdulillah dapat bantuan dari anggota POLRI-TNI. Semoga desa wisata ini dapat secepatnya kembali normal lagi” ujar Dwi Saputro, warga desa Ranu Pani yg juga turut membantu kegiatan ini.
Sedianya, kegiatan pembersihan lingkungan pasca bencana tanah longsor di desa Ranu pani akan terus dilaksanakan hingga seluruh elemen masyarakat dapat berjalan dengan normal kembali.
